**Borneonews**, Banjarmasin - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kalimantan Selatan (Bawaslu Kalsel) telah mengadakan pelatihan bagi pengawas kecamatan, yang dikenal sebagai Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam), untuk mempersiapkan mereka dalam menangani sengketa yang mungkin timbul selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dalam ungkapannya, Ketua Bawaslu Kalsel, *Aries Mardiono*, menekankan pentingnya penggunaan metode yang cepat dalam menyelesaikan sengketa, yang dapat dilakukan melalui mediasi atau musyawarah. Ia menyoroti bahwa sengketa ini bisa muncul baik antar peserta pemilihan maupun antara peserta pemilihan dan penyelenggara.
Sengketa antara peserta pemilihan dapat terjadi apabila ada satu pihak yang merasa hak-haknya dirugikan oleh peserta lainnya. Di sisi lain, sengketa juga bisa terjadi antara peserta pemilihan dan penyelenggara, misalnya jika ada keputusan yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dianggap merugikan satu pihak atau berdampak negatif lainnya.
Dalam upaya penguatan ini, sebanyak 468 pengawas kecamatan telah dilantik, dan mereka diharapkan mampu menjalankan fungsi penting ini dengan baik. *Aries* menggarisbawahi bahwa Panwascam memiliki peranan yang sangat signifikan, terutama dalam menyelesaikan sengketa dengan cepat dan efisien sesuai dengan tingkat kewenangan mereka.
Lebih lanjut, ia menyatakan, "Panwascam menjadi garda terdepan dalam pencegahan eskalasi konflik yang lebih besar. Ini adalah upaya menjaga agar demokrasi tetap tegak dalam pelaksanaan pilkada." Dengan pelatihan dan pembekalan yang diberikan, Bawaslu Kalsel berharap para pengawas kecamatan dapat menjalankan tugas mereka dengan sebaik-baiknya, demi terselenggaranya Pemilihan Kepala Daerah yang adil dan demokratis.
ANTARA
Bawaslu Kalsel Bekali Pengawas Kecamatan Selesaikan Sengketa Pilkada 2024
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Dua Tunggal Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters
Menperin Yakin Produk UMKM Ramah Lingkungan RI Tembus Pasar Global
Komentar (0)
Memuat komentar…







