PALANGKARAYA –
**Borneonews**, Barito Utara - Penjabat Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Muhlis, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah siap untuk segera menindaklanjuti arahan yang telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam hal ini, pemerintah daerah akan segera melaksanakan berbagai instruksi, terutama terkait dengan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar perputaran ekonomi di masyarakat dapat cepat berlangsung. "Alhamdulillah, hari ini kita dapat hadir secara langsung untuk mengikuti dan mendengarkan arahan dari Bapak Presiden RI Jokowi,” ujar Muhlis di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Pj Bupati Barito Utara turut berpartisipasi dalam agenda kegiatan yang dihadiri oleh kepala daerah se-Indonesia, di mana mereka berkumpul bersama Presiden Jokowi di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara, yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan arahan kepada 517 kepala daerah, termasuk gubernur, Penjabat gubernur, bupati, Penjabat bupati, dan wali kota yang hadir secara langsung. Presiden memberikan edukasi kepada para pemimpin daerah untuk merancang pembangunan kota yang ramah lingkungan di wilayah masing-masing. "Saya ingin menyampaikan, bahwa IKN ini adalah contoh utama kota masa depan yang dibangun dengan rencana dan konsep yang matang. Konsepnya adalah kota hutan, bukan kota beton. Saya rasa setiap provinsi, kabupaten, dan kota bisa merencanakan dan menentukan konsep kota seperti apa yang ingin mereka wujudkan," jelas Jokowi. Selanjutnya, Presiden menjelaskan bahwa Istana Negara yang terletak di Jakarta dan Bogor adalah warisan peninggalan kolonial Belanda yang telah dihuni selama 79 tahun sejak Indonesia merdeka. Melalui pembangunan IKN, pemerintah ingin menunjukkan kemampuan Indonesia dalam merealisasikan pembangunan ibu kota sesuai dengan keinginan serta desain yang telah ditetapkan, meskipun proyek ini memerlukan waktu yang tidak singkat. Pembangunan IKN yang dimulai sejak 2021 diperkirakan baru akan selesai dalam kurun waktu 10 hingga 15 tahun ke depan. "Dengan dibangunnya IKN ini, kami ingin menunjukkan bahwa kita memiliki kemampuan untuk membangun Ibu Kota sesuai dengan harapan kita dan desain yang kita inginkan," tambah Jokowi. Pada kesempatan itu, Presiden juga mengucapkan terima kasih kepada semua gubernur, bupati, dan wali kota karena angka inflasi di Indonesia berada pada posisi yang cukup baik, yakni 2,13%. "Jaga angka ini dengan cara segera merealisasikan APBD secepat mungkin, karena hingga saat ini realisasi belanja di kabupaten dan kota masih berada di angka 31%, yang terbilang sangat kecil. Sedangkan untuk provinsi, realisasinya baru mencapai 41%. Tolong periksa kembali, dan dorong segera agar dana dari APBD bisa segera beredar di masyarakat," tegas Jokowi. Selain itu, Jokowi juga telah meminta agar anggaran untuk pilkada serentak segera diselesaikan, mengingat pentingnya keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, melaporkan bahwa 35 kepala daerah lainnya tidak dapat hadir, sebagian karena alasan kesehatan, sementara yang lain harus mengikuti sidang paripurna DPRD hingga tidak kebagian tiket pesawat. ANTARA