JAYAPURA –
**Borneonews**, Jayapura - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, telah mengemukakan bahwa program berhitung dengan metode *gampang, asik, menyenangkan* (Gasing) memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan siswa. Hal ini diungkapkan oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Nur Bi Adji, saat menutup kegiatan pembinaan minat bakat dan kreativitas peserta didik dalam program Numbay Pintar yang menggunakan metode Gasing di Jayapura baru-baru ini. Nur Bi Adji menjelaskan, berdasarkan hasil pre test dan post test yang dilakukan kepada anak-anak, terlihat peningkatan yang sangat positif. "Saya melihat hasil pre test dan post test dari anak-anak itu mengalami peningkatan yang luar biasa, terbukti dari nilai yang mereka dapat," ujarnya. Dalam konteks ini, ia mendorong baik siswa maupun guru yang terlibat untuk terus mengasah kemampuan mereka setelah mengikuti program tersebut. Lebih jauh, ia juga menekankan pentingnya peran Dinas Pendidikan untuk lebih aktif memantau perkembangan yang terjadi di setiap sekolah pasca pelaksanaan program Gasing. Dia menambahkan bahwa program Numbay Pintar ini, yang didanai melalui dana otonomi khusus (Otsus), harus memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak di Papua. Dalam pernyataannya, Abdul Majid selaku Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura menegaskan bahwa metode Gasing bertujuan untuk meningkatkan angka numerasi dan literasi di wilayah tersebut. "Pembelajaran dengan metode Gasing juga merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan angka numerasi khususnya bagi guru dan peserta didik," jelasnya. Abdul Majid juga berharap bahwa melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang disalurkan kepada satuan pendidikan, para kepala sekolah dapat melakukan pengimbasan program untuk mempercepat peningkatan angka numerasi di kalangan siswa. Sementara itu, Ellen Montolalu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, mengungkapkan bahwa sejak tahap pertama hingga tahap VI program Gasing menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Setiap kegiatan dilakukan dengan pre test dan post test untuk mengukur kemajuan peserta. Pada tahun ini, program Numbay Pintar dengan metode Gasing melibatkan 161 peserta, yang terdiri dari 41 guru dan 120 siswa. "Metode Gasing ini akan kembali berlanjut, karena kami sudah menyusun program untuk tahun depan," tambah Ellen. Sebagai wujud apresiasi, pada kegiatan ini juga diadakan pemilihan 10 siswa sebagai peserta terbaik serta lima guru terbaik, yang diberikan penghargaan berupa uang tunai. ANTARA