**Borneonews**, Kabupaten Bandung - Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menginformasikan bahwa Indonesia kini menempati posisi ketujuh sebagai negara yang memberikan kontribusi signifikan dalam pemeliharaan perdamaian dunia melalui misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Pol Krisna Mukti, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. Menurutnya, Indonesia merupakan salah satu negara kontributor terbesar di dunia, baik dalam bentuk personel polisi maupun militer, yang terlibat dalam berbagai misi PBB.
Sejak terlibat dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB yang dimulai pada tahun 1989, Indonesia telah mengirimkan banyak personel TNI dan Polri. Krisna menjelaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam misi tersebut adalah wujud nyata dari pelaksanaan amanat yang tertera dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, khususnya pada alinea keempat. Ini adalah implementasi dari mandat UUD 1945, tegasnya, karena Indonesia berkomitmen untuk turut serta dalam menciptakan ketertiban dunia yang berlandaskan pada kemerdekaan, perdamaian, dan keadilan sosial.
Peringkat ketujuh yang diraih oleh Indonesia dalam kontribusi pasukan perdamaian internasional, menurut Krisna, mencerminkan dedikasi dan komitmen negara dalam upaya menciptakan dunia yang lebih aman dan damai. Ia juga mengingatkan bahwa seluruh anggota Polri memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi terbaik dalam bidang perdamaian.
Selain itu, partisipasi dalam misi perdamaian ini tidak hanya meningkatkan posisi Indonesia di kancah internasional, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi personel yang terlibat dalam misi tersebut. Krisna berharap bahwa pengalaman yang diperoleh selama bertugas di luar negeri dapat memperkaya pengetahuan dan keterampilan personel, yang nantinya akan bermanfaat saat mereka kembali menjalankan tugas kepolisian di Indonesia. Mereka akan mendapatkan peningkatan kapasitas pengalaman yang akan berguna untuk melayani masyarakat di tanah air, tambahnya.
Lebih lanjut, Krisna mengungkapkan bahwa pada tanggal 11 Oktober mendatang, Indonesia akan kembali mengirimkan sebanyak 150 personel Pasukan Garuda Bhayangkara untuk menjalankan misi pemeliharaan perdamaian di Afrika Tengah. Jumlah tersebut terdiri dari 122 orang polisi laki-laki dan 28 polisi wanita. Tugas yang diemban oleh mereka meliputi perlindungan terhadap aset-aset PBB, fasilitasi bantuan kemanusiaan, perlindungan hak asasi manusia (HAM), serta mendukung keadilan dan supremasi hukum. Tidak lama lagi, mereka akan berangkat melintasi benua untuk melaksanakan tugas dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB di negara Afrika Tengah, ungkap Krisna.
ANTARA
Indonesia Tempati Peringkat Ketujuh Kontributor Perdamaian Dunia 2024
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Aston Martin Gunakan Livery Spesial di GP Amerika Serikat
BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun di Tengah Gejolak Pasar Modal
Bank Mandiri Beri Nilai Tambah ke Pemegang Saham Lewat Dividen-Buyback
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Komentar (0)
Memuat komentar…







