BORNEONEWS, Kobar - Tekad Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kotawaringin Barat  (Disnakertrans Kobar), Akhmad Yadi maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kotawaringin Barat, Februari 2017, sudah bulat. Ia siap jika harus berhenti sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau melepas kursi Kepala Disnakertrans Kobar.

"Tetap akan maju. Karena saya merasa terpanggil atas keinginan warga Kobar. Saya mengkondisikan diri dengan ketentuan aturan dan perundangan yang berlaku. Apabila diharuskan berhenti sebagai PNS (pegawai negeri sipil), maka saya akan berhenti. Kalau hanya cuti, ya saya akan ambil cuti," kata Kepala Disnakertrans Kobar, Akhmad Yadi kepada Borneonews, di sela kegiatan Assesment pejabat Eselon II, di aula Kantor Bupati Kobar, di Pangkalan Bun, Kamis (16/6/2016).

Akhmad Yadi mengungkapkan, cukup banyak dukungan dan amanat yang disampaikan warga Kobar kepadanya, untuk maju menjadi calon kepala daerah. Sejauh ini, ia masih berencana menggunakan jalur independen untuk maju dalam Pilkada Kobar 2017, sebagai bakal calon perseorangan. Sebab, ia memiliki pandangan tertentu dalam hal membangun dan menjalankan pemerintahan di Kobar. Selain itu dia tak ingin dijadikan boneka partai politik.

Meski begitu, bukan berarti tak ada partai politik yang menawarkan dirinya untuk bergabung melalui jalur parpol. Mantan kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan Dinas Pertanian dan Peternakan Kobar ini mengaku sempat didekati beberapa parpol, namun ia tolak. Salah satunya dikarenakan dukungan melalui jalur independen cukup besar.

Akhmad Yadi mengklaim telah mendapat dukungan lebih dari 35 ribu warga Kobar. Sementara, jumlah minimal dukungan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kobar sebesar 20 ribu dukungan.

"Ada tim, walaupun tidak resmi tapi ada relawan yang membantu saya. Sejauh ini sudah ada sekitar 35 ribu lebih dukungan yang telah kami kumpulkan. Syarat memang cukup berat. Tapi saya terus berkoordinasi dengan KPU. Untuk calon wakil, sudah ada. Berasal dari kalangan pengusaha di Pangkalan Lada. Intinya saya tetap maju," kata Akhmad Yadi. (RADEN ARIYO/N).