SURABAYA –
**Borneonews**, Surabaya - Sebanyak pelajar yang berasal dari berbagai SMA/SMK di Kota Surabaya, Jawa Timur, mengikuti kegiatan Suroboyo GENiuZ Space and Competition yang berlangsung di Balai Pemuda Surabaya. Acara ini dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 13 Agustus 2024. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Ikhsan, mewakili Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa para siswa mengikuti berbagai kelas pelatihan hingga kompetisi yang meliputi pelatihan *personal branding*, *public speaking*, *photography and videography*, *entrepreneurship*, *content creation*, serta kompetisi *English debate*. Ikhsan menekankan pentingnya kehadiran narasumber yang peduli terhadap perkembangan anak-anak di Surabaya. "Ada banyak narasumber yang sangat peduli dengan anak di Surabaya. Para narasumber akan memotivasi anak-anak. Mengingat di usia mereka saat ini, anak-anak sedang mencari sosok atau idola, Pemkot Surabaya berupaya menghadirkan figur-figur yang bisa menjadi contoh agar mereka dapat membentuk diri mereka dengan baik," jelasnya. Lebih lanjut, Ikhsan menjelaskan bahwa Wali Kota Eri Cahyadi berkomitmen untuk melakukan transformasi yang berkelanjutan bagi generasi muda sebagai langkah untuk pembangunan di Kota Pahlawan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengadakan forum Musrenbang bagi pemuda setiap malam, baik di tingkat kelurahan maupun kecamatan. "Di tahun ini, bapak Wali Kota juga menyiapkan Musrenbang untuk perempuan, di mana suara mereka akan diakomodasi untuk pembangunan Surabaya. Selain itu, Musrenbang untuk pemuda juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan ide-ide untuk pembangunan yang akan datang," katanya. Menurut Ikhsan, pemuda Surabaya kini mulai berpikir jauh ke depan mengenai bagaimana wajah Surabaya dalam 10 tahun ke depan. "Pemkot Surabaya saat ini sedang menyiapkan Kota Pahlawan agar menjadi tempat yang nyaman dan aman untuk pertumbuhan anak-anak Surabaya di masa mendatang," imbuhnya. Peserta acara yang dihadiri adalah perwakilan dari SMA/SMK se-Surabaya, dan dengan mengikuti kegiatan ini, diharapkan mereka dapat mengenali diri, potensi, serta kekurangan yang ada dalam diri mereka. "Kegiatan ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk membangun diri, dan diharapkan mereka juga akan terus mengembangkan diri di luar forum yang kami sediakan," terangnya. Kepala Kantor UNICEF untuk Wilayah Jawa, Tubagus Arie Rukmantara, memberikan pandangan positif mengenai kesiapan Surabaya untuk menuju perkembangan yang lebih tinggi. Ia mengatakan bahwa sudah saatnya anak-anak Surabaya menjadi bagian dari kancah internasional. "Kebutuhan *21st Century Skill* (keterampilan abad 21) telah terfasilitasi dengan baik di Kota Surabaya. Sudah saatnya Surabaya menjelaskan kepada dunia tentang cara membesarkan anak-anak Gen Z kita. Mereka ini merupakan 25% dari populasi, dan saya optimis masa depan Surabaya sangat cerah karena anak-anak telah dibiasakan untuk berpikir dan berkarya," paparnya. ANTARA