**Borneonews**, Jakarta - Anggota DPR RI, Yan Permenas Mandenas, menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan pemerintah daerah (pemda) dalam upaya pemerataan informasi di wilayah-wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar yang lebih dikenal dengan istilah 3T. Dalam sebuah diskusi yang bertajuk *"Upaya Pemerataan Informasi Hingga Daerah Tertinggal, Terluar, Terpencil"*, Yan menjelaskan bahwa sinergi antara pemda dan Kominfo sangat penting untuk mendukung pelaksanaan program-program yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Menurut Yan, salah satu tantangan utama dalam pemerataan penyiaran informasi di Indonesia adalah pola hidup masyarakat yang sering berpindah-pindah. Hal ini sangat terlihat di daerah 3T, di mana banyak masyarakat yang hidup dalam kelompok-kelompok, seperti komunitas petani, dapat berpindah lokasi tinggal sesuai kebutuhan mereka. Kelompok-kelompok ini seringkali berada di lokasi yang jauh dari akses infrastruktur komunikasi yang memadai, termasuk di daerah pulau-pulau yang terluar.
Lebih jauh, Yan mengungkapkan bahwa Kominfo perlu melakukan *analog switch-off* secara bertahap. Hal ini dikarenakan kondisi infrastruktur di daerah-daerah 3T belum sepenuhnya mendukung transformasi menuju digitalisasi penyiaran nasional. Ia berharap agar pemerintah segera melakukan pemetaan ulang terhadap penyebaran infrastruktur siaran digital di berbagai daerah, khususnya di daerah 3T. "Kebijakan yang diambil pemerintah seharusnya selaras dengan kemampuan kita dalam melakukan pemetaan terhadap infrastruktur yang ada serta alokasi anggaran yang sesuai dengan target waktu yang ditentukan," ujarnya.
Yan juga menambahkan, jika pemerintah dapat mengatasi tantangan ini, masyarakat, termasuk lembaga penyiaran swasta, akan lebih terdorong untuk berpartisipasi dalam penerapan program yang telah disusun oleh pemerintah berdasarkan *amanah Digitalisasi Penyiaran* sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Penyiaran. Ia mengindikasikan bahwa banyak lembaga penyiaran swasta yang belum sepenuhnya patuh dalam menerapkan kebijakan ini.
"Maka dari itu, menjadi sebuah harapan ke depan agar Kominfo dapat menata ulang kebijakan yang ada demi percepatan digitalisasi penyiaran di seluruh wilayah Indonesia, terutama di daerah-daerah 3T," tutup Yan.
ANTARA
Kolaborasi Kominfo dan Pemda dalam Pemerataan Informasi di Wilayah 3T
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







