BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Terdapat sejumlah aspirasi yang diterima para anggota dewan yang disampaikan para perwakilan awak media. Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotawaringin Barat (Kobar) dan pihak eksekutif, di ruang rapat DPRD Kobar, Jumat (17/6), sebagian besar di antaranya terkait peningkatan kemitraan dan hubungan lembaga legislatif maupun eksekutif, dengan para awak media maupun dengan PWI.
Ketua PWI Kobar Tumarno menjelaskan, terdapat beberapa poin aspirasi yang disampaikan kepada eksekutif dan legislatif dalam RDP Jumat (17/6) siang itu. Yakni, terkait dukungan anggaran hibah daerah untuk PWI, termasuk status Kantor Sekretariat PWI Kobar. Kemudian dalam pihak legislatif diharapkan juga bersedia melibatkan para awak media dalam berbagai kesempatan kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan, baik di dalam maupun luar daerah.
"Selanjutnya kita berharap ada press room yang disediakan di Sekretariat DPRD maupun Sekretariat Pemkab Kobar. Ini untuk membantu kerja para awak media dalam mendukung pemberitaan program kerja dan kegiatan legislatif maupun eksekutif. Juga terkait anggaran powarnas PWI di Bandung nanti juga dibicarakan," terang Tumarno.
Selanjutnya, demi kelancaran kegiatan peliputan berita terkait kegiatan kerja eksekutif dan legislatif, PWI berharap pemerintah daerah menyediakan sarana kendaraan roda empat khusus untuk para awak media. Sehingga, ke depan pemerintah daerah tidak merasa direpotkan dalam hal penyediaan sarana transportasi untuk meliput kegiatan pemerintah daerah maupun DPRD.
Dalam RDP tersebut, sejumlah anggota dewan yang hadir mendukung pengalokasian anggaran hibah untuk PWI dan meminta agar eksekutif memasukan anggaran Porwanas dalam APBD perubahan 2016 yang akan dibahas di Masa Sidang Ketiga nanti. Selain itu, terkait kendaraan khusus wartawan, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Mulyadin, mengusulkan agar kendaraan mobil dinas bekas yang tidak terpakai dipinjamkan sementara waktu untuk operasional para wartawan.
"Komunikasi eksekutif dalam hal ini humas terkait kemitraan dengan PWI semesitnya lebih ditingkatkan sehingga bisa terjalin hubungan baik," timpal legislator senior Fraksi Golkar Sarwani. (RADEN ARYO/m)








