**Borneonews**, Jakarta - Ketua Dewan Pembina Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Golkar, Idrus Marham, mengungkapkan bahwa sebanyak 34 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar tingkat provinsi memberikan dukungan kepada Bahlil Lahadalia untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum menggantikan Airlangga Hartarto. Dukungan tersebut disampaikan oleh para pimpinan Golkar di seluruh 34 provinsi melalui surat, meskipun surat yang dimaksud tidak dapat ditunjukkan kepada publik.
Idrus menyatakan, "Surat itu sudah pasti ada. Kenapa? Karena ketua-ketua ini adalah adik-adik saya, bicara juga dengan saya." Ia kemudian menjelaskan beberapa alasan mengapa mereka memilih untuk mendukung Bahlil. Menurut Idrus, rekam jejak dan kiprah Bahlil sangat baik, kedalaman kekaderannya jelas, dan ia memiliki prestasi serta kemampuan komunikasi yang baik. Bahlil juga diyakini sebagai sosok yang mampu menyatukan beragam perbedaan dalam partai.
Mengenai status keanggotaan Bahlil dan syarat untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum, Idrus menegaskan bahwa Bahlil masih aktif sebagai kader Partai Golkar dan memenuhi semua persyaratan yang ditentukan. "Coba sekarang hubungi Bahlil, pasti di kantongnya ada KTA (kartu tanda anggota) Golkar. Saya jamin itu," ujar Idrus dengan percaya diri. Ia juga menjelaskan bahwa Bahlil sebelumnya pernah menjabat sebagai bendahara DPD 1 Partai Golkar Papua, suatu posisi yang telah ditetapkan saat Idrus menjabat sebagai sekretaris jenderal dan dibawah kepemimpinan Aburizal Bakrie.
Karena itu, Idrus memastikan Bahlil memenuhi semua syarat yang diperlukan untuk mencalonkan diri dalam musyawarah nasional luar biasa (munaslub) Partai Golkar, yang jadwalnya akan ditentukan dalam rapat pleno DPP Partai Golkar di malam yang sama.
Tidak lama setelah pengunduran diri Airlangga Hartarto yang diumumkan kepada publik melalui rekaman video yang disiarkan oleh Partai Golkar, Idrus berbicara tentang langkah strategis ini. Airlangga menyatakan mundur sejak malam Sabtu (10/8), dengan alasan untuk menjaga keutuhan Partai Golkar serta menciptakan stabilitas di tengah transisi pemerintahan antara Presiden Joko Widodo ke pemerintahan Prabowo Subianto sebagai pemenang Pemilihan Presiden 2024.
Setelah pengunduran diri Airlangga, DPP Partai Golkar langsung menggelar rapat pleno di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, guna mengumumkan surat pengunduran diri Airlangga dan menetapkan pelaksana tugas (plt.) ketua umum. Selain itu, mereka juga membahas jadwal serta tempat pelaksanaan munaslub untuk memilih ketua umum definitif yang baru.
ANTARA
Dukungan 34 DPD Partai Golkar untuk Bahlil Maju Sebagai Ketum
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







