**Borneonews**, Kalimantan Timur - Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam setiap aspek pembangunan, termasuk yang berlangsung di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam pernyataannya, Presiden Jokowi menyatakan komitmen pemerintah untuk selalu berdialog dan melibatkan masyarakat dari berbagai lapisan dalam proses pembangunan. "Ya kita ini kan selalu mengajak bicara, dan (melibatkan) partisipasi masyarakat dalam setiap pembangunan," ujarnya saat berada di IKN.
Menyinggung tentang adanya suara bising dan polusi yang dihasilkan dari aktivitas pembangunan, Presiden menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses konstruksi. "Memang yang namanya membangun kalau tidak ada suara teng teng teng teng, nggak membangun," lanjutnya dengan nada santai, menegaskan bahwa suara yang muncul adalah tanda dari kemajuan pembangunan itu sendiri.
Saat ini, pemerintah di bawah kepemimpinan Joko Widodo tengah giat melakukan pembangunan infrastruktur, dengan fokus tertentu pada Ibu Kota Nusantara yang terletak di Kalimantan Timur. Pembangunan ini tidak hanya sekadar fisik, tetapi juga mencakup berbagai aspek sosial yang penting. Pemerintah berupaya untuk memastikan bahwa IKN menjadi ibu kota yang inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Ini termasuk melibatkan organisasi penyandang disabilitas dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, agar semua orang dapat merasakan manfaat dari kemajuan yang akan dicapai.
Dengan segala aktivitas pembangunan yang berlangsung, pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan yang tidak hanya modern tetapi juga berkelanjutan, di mana semua individu, tanpa kecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan merasakan dampak positif dari pembangunan tersebut.
ANTARA
Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Ibu Kota Nusantara yang Inklusif
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Komentar (0)
Memuat komentar…







