**Borneonews**, Bandung - Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan bahwa guru madrasah merupakan salah satu pilar penting dalam upaya mencetak calon pemimpin yang memiliki karakter dan akhlak mulia. Ia menegaskan bahwa pemimpin masa kini tidak hanya dilahirkan, melainkan juga 'dicetak', dengan guru madrasah sebagai salah satu penunjang utamanya.
Dalam sebuah pengarahan terkait Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) yang berlangsung di Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu, Herman menekankan peran krusial yang dimainkan oleh guru madrasah dalam memberikan pendidikan berkualitas kepada generasi muda. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan mutu generasi penerus bangsa agar lebih kompeten dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Herman menggarisbawahi tanggung jawab besar para guru dalam menciptakan generasi yang lebih baik dan berkompeten. Ia percaya bahwa peran mereka sangat vital dalam menjaga dan mengembangkan potensi siswa agar dapat menjadi individu yang mandiri dan bertanggung jawab di masa mendatang.
Lebih lanjut, Herman menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh pendidik, termasuk guru madrasah. Komitmen ini diharapkan dapat membuat para pendidik lebih fokus dalam melaksanakan tugas mereka tanpa terbebani oleh masalah keuangan domestik.
Ia menjelaskan bahwa tugas Pemprov adalah menjaga kesejahteraan dalam dunia pendidikan dan berharap agar hubungan antara pemerintah dan guru tidak hanya bersifat transaksional. Herman menekankan perlunya pertanggungjawaban dari para pendidik agar anak-anak yang mereka asuh dapat menjadi generasi yang mandiri dan berkualitas.
ANTARA
Peran Guru Madrasah dalam Mencetak Calon Pemimpin Berkarakter di Jabar
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Menjadi Peserta, Pegawai BPJS Kesehatan Ini Turut Rasakan Manfaat Program JKN
Marquez Kembali Pimpin Klasemen Setelah Menangi Sprint di Australia
BPJS Kesehatan Gandeng MUI Palangka Raya Perluas Edukasi JKN Lewat Tasbih JKN
Jendi Pangabean Ingatkan Junior Tak Cepat Puas Setelah Raih Emas
HKm Tani Sejati Siapkan Tiga Kolam Bioflok, SSMS Dorong Pengembangan Usaha Perikanan
Nilai Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS
Komentar (0)
Memuat komentar…







