JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Indonesia Financial Group (IFG), yang merupakan holding BUMN dalam sektor asuransi, penjaminan, dan investasi, telah mengambil langkah penting dengan menandatangani Piagam Komitmen Anti-*Fraud*. Langkah ini dilakukan bersama anggotanya dan disaksikan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Tujuan dari Piagam Komitmen ini adalah untuk memperkuat penerapan sistem anti-*fraud* dalam ekosistem holding yang ada. Dengan terlibatnya BPKP, diharapkan adanya pengawasan dan evaluasi yang lebih baik terhadap proses yang dijalankan oleh IFG serta anggotanya. Ini akan membantu dalam mencegah praktik-praktik yang merugikan, memastikan transparansi, serta meningkatkan akuntabilitas dalam seluruh aktivitas keuangan yang dilakukan. Adopsi sistem anti-*fraud* yang kuat sangat penting, terutama bagi institusi keuangan besar seperti IFG, yang beroperasi dalam lingkungan bisnis yang sangat kompetitif dan berpotensi rentan terhadap penyalahgunaan. Oleh karena itu, inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan integritas dan kepercayaan publik terhadap BUMN di Indonesia. Dengan adanya komitmen ini, IFG berharap dapat mewujudkan ekosistem yang lebih sehat dan berkelanjutan, yang tidak hanya mengutamakan profit, tetapi juga bertanggung jawab dalam menjalankan amanah yang diberikan oleh masyarakat. Implementasi sistem anti-*fraud* yang efektif diharapkan dapat menjadi contoh bagi BUMN lainnya dalam upaya menjaga kepercayaan dan meminimalkan risiko di masa mendatang. ANTARA