MEDAN –
**Borneonews, Medan** - PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara (Sumut) telah berhasil menyalurkan listrik hijau kepada perusahaan tambang dengan memanfaatkan layanan sertifikat energi baru terbarukan atau *Renewable Energy Certificate* (REC) di wilayah tersebut. General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, menyatakan bahwa penerbitan REC ini merupakan suatu bukti nyata bahwa produk hijau yang ditawarkan PLN telah mendapatkan sambutan positif dari para pelanggan, seperti yang ditunjukkan oleh PT Agincourt Resources. Dia menjelaskan bahwa total pembelian mencapai 275.000 unit REC, yang menjadi pencapaian terbesar yang tercatat di luar Pulau Jawa. Tidak hanya itu, Saleh juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Agincourt Resources atas kepercayaan yang diberikan kepada PLN. Langkah ini dinilai sebagai kontribusi dalam mengurangi emisi karbon serta mendukung terciptanya industri hijau di kawasan Sumatera Utara. “Kami optimistis dapat memberikan kualitas dan mutu pasokan listrik dalam setiap produksinya. PLN juga siap menyuplai kebutuhan listrik PT Agincourt Resources dalam mendukung peningkatan produksinya,” imbuhnya. Sementara itu, Senior Manager Commercial PT Agincourt Resources, Jingga Ajani, menjelaskan bahwa pihaknya secara aktif mendukung program pemerintah yang bertujuan untuk mencapai *Net Zero Emission* (NZE). Menurutnya, pembelian REC ini sejalan dengan target untuk mencapai NZE pada tahun 2050, serta dekarbonisasi pada tahun 2030. “Kami berkomitmen untuk menggunakan energi bersih dan menjaga lingkungan,” ucapnya. Penjualan REC tidak hanya mencerminkan komitmen PLN dalam mendukung energi hijau, tetapi juga menguatkan posisinya sebagai mitra utama dalam mewujudkan industri yang ramah lingkungan di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. Tindakan ini menunjukkan langkah konkret yang diambil oleh PLN dan perusahaan-perusahaan terkait untuk mengimplementasikan energi terbarukan demi keberlanjutan lingkungan dan industri dalam jangka panjang. ANTARA