JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga, menekankan pentingnya laporan yang disampaikan kepada Komite *CEDAW* (Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination against Women). Ia berharap laporan tersebut dapat menguraikan capaian yang telah dicapai serta menyoroti praktik baik, inisiatif, dan inovasi yang berkontribusi pada upaya penghapusan diskriminasi. Dalam keterangan resminya, Bintang Puspayoga menyampaikan bahwa ada tiga aspek kemajuan yang perlu diperhatikan dalam laporan implementasi *CEDAW* ke-9. Aspek pertama adalah kemajuan di tingkat kebijakan. Ini mencakup lahirnya berbagai peraturan perundang-undangan serta kebijakan yang berlaku mulai dari tingkat kementerian hingga pemerintahan daerah. Selanjutnya, aspek kedua berfokus pada kemajuan yang ditunjukkan melalui inisiatif dan program implementasi di berbagai sektor pembangunan. Upaya ini merupakan bagian krusial dalam mendorong kesetaraan gender dan perlindungan hak-hak perempuan di Indonesia. Aspek ketiga meliputi kemajuan yang dapat terukur secara langsung di lapangan. Ini termasuk penggunaan Indeks Pembangunan Gender serta data statistik lainnya yang relevan. Bintang menegaskan bahwa kemajuan yang diperoleh, baik di tingkat inisiatif kegiatan maupun program, harus dijelaskan dampaknya terhadap perempuan, keluarga, dan masyarakat luas. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa laporan yang akan disusun perlu menyajikan data terukur dan didukung dengan analisis mendalam mengenai kebijakan dan program yang menghasilkan kemajuan tersebut. Hal ini penting untuk menunjukkan kontribusi kemajuan yang dicapai terhadap sektor-sektor dan bidang pembangunan lainnya. Dengan demikian, laporan tidak hanya akan berupa pemaparan data, tetapi juga sebuah analisis dampak yang komprehensif. Saat ini, pemerintah Indonesia telah mulai melakukan dialog konstruktif dalam penyusunan laporan *CEDAW* ke-9. Sebagai bagian dari komitmen terhadap ratifikasi *CEDAW* pada 28 Juli 1984, Indonesia berkewajiban untuk menyampaikan laporan mengenai capaian serta tantangan yang dihadapi dalam implementasi konvensi tersebut kepada Komite *CEDAW* secara berkala. Laporan ini akan menjadi bukti komitmen Indonesia dalam penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan dan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan serta kesetaraan bagi seluruh perempuan di tanah air. ANTARA