MEDAN –
**Borneonews, Medan** - Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah II Medan, Sumatera Utara, Sokhib Al Rokhman, meminta kepada maskapai Qatar Airways untuk segera melayani penerbangan umrah dengan rute Kualanamu yang transit di Doha menuju Madinah dan Jeddah. Permintaan ini disampaikan mengingat meningkatnya jumlah jamaah umrah menjelang musim haji yang semakin dekat. "Jadi penerbangan umrah, menjelang musim haji itu turun. Saat ini jamaah umrah mulai ramai lagi, dan kami minta Qatar beroperasi kembali," ungkap Sokhib dalam pernyataannya di Deli Serdang, Sumut. Menurutnya, Qatar Airways dikenal sebagai salah satu maskapai terbaik di dunia, dan telah menerima penghargaan *World's Best Airlines* pada tahun 2011 dan 2012. Maskapai ini telah beroperasi di Bandara Internasional Kualanamu sejak 15 Januari 2024. Qatar Airways menggunakan pesawat berbadan lebar jenis Boeing 787 Dreamliner untuk melayani rute Doha-Kualanamu dengan nomor penerbangan QR966. Penerbangan ini dilakukan sebanyak tiga kali dalam seminggu, yaitu pada hari Senin, Kamis, dan Sabtu. Namun, Sokhib mencatat bahwa Qatar Airways memutuskan untuk menghentikan operasionalnya pada 1 Juni 2024, dan saat ini masih dalam proses evaluasi citra operasionalnya selama satu semester di Kualanamu. Meskipun demikian, Sokhib menyatakan bahwa pihaknya tidak dapat memaksakan maskapai yang sebagian dimiliki oleh Pemerintah Qatar ini untuk melayani penerbangan umrah di Bandara Internasional Kualanamu. "Sebenarnya yang lalu itu Qatar niatnya bukan untuk umrah, tetapi bisnis. Harapannya ingin menjaring warga Sumatera bagian utara, khususnya Sumatera Utara, ke benua Eropa," tambahnya. PT Angkasa Pura Aviasi sebagai pengelola Bandara Internasional Kualanamu juga mengungkapkan bahwa terdapat tiga maskapai penerbangan yang telah melayani penerbangan umrah ke Arab Saudi, yaitu Lion Air, Citilink, dan Saudia Airlines. "Calon jamaah umrah mempunyai pilihan waktu penerbangan, karena tiga maskapai membuka frekuensi keberangkatan hampir setiap hari," jelas Dedi Al Subur, Head of Corporate Secretary & Legal Bandara Internasional Kualanamu. Dari ketiga maskapai tersebut, Lion Air dan Citilink telah beroperasi sejak bulan Juli lalu. Saudia Airlines direncanakan akan memulai layanannya pada 31 Agustus 2024. Lion Air dengan nomor penerbangan JT 084 rute Kualanamu (KNO)-Madinah (MED) menggunakan pesawat Airbus A333 memiliki frekuensi penerbangan empat kali dalam seminggu. Di sisi lain, maskapai Citilink memiliki penerbangan QG 8504 rute Kualanamu (KNO)-Madinah (MED) dan QG 8524 rute Kualanamu (KNO)-Jeddah (JED) dengan frekuensi total tiga kali dalam seminggu. Saudia Airlines juga memiliki beberapa penerbangan, yaitu SV 873 dan SV 877 dari Kualanamu (KNO) ke Madinah (MED), serta SV 875 dan SV 879 dari Kualanamu (KNO) ke Jeddah (JED), semua menggunakan pesawat Boeing B77W dengan frekuensi penerbangan total empat kali dalam seminggu. Ketersediaan penerbangan ini memberikan kemudahan bagi jamaah umrah dalam merencanakan perjalanan mereka ke Tanah Suci. ANTARA