JAKARTA –
**Borneonews, Jakarta** - Veddriq Leonardo, atlet panjat tebing yang berhasil meraih medali emas pada *Olimpiade Paris 2024*, mengalami momen mengejutkan saat tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, pada malam Selasa. Ia disambut secara langsung oleh keluarganya, yang hadir tanpa sepengetahuannya. Veddriq mengaku tidak menyangka bahwa ibu, ayah, dan anggota keluarganya yang lain juga berada di lokasi itu, mengingat mereka sebelumnya berada di Pontianak, Kalimantan Barat. "Ya saya senang dan kaget juga, soalnya baru tahu ada keluarga juga ikut menyambut di bandara," ungkap Veddriq dengan penuh emosi. Momen ini menjadi semakin spesial bagi Veddriq, mengingat medali emas yang ia peroleh di *Olimpiade Paris* tersebut memiliki makna yang dalam. Persiapan untuk tercapainya prestasi ini sudah dilakukan selama kurang lebih empat tahun, dimulai dari pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang dirancang untuk mempersiapkan atlet guna menghadapi ajang bergengsi tersebut. Selama kompetisi, Veddriq merasakan betapa ketatnya pertandingan, termasuk di babak penyisihan unggulan, eliminasi, hingga final. Semua tahapan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan baginya. Ia mengungkapkan bahwa setiap tahap pertandingan memerlukan fokus yang tinggi serta disiplin yang luar biasa, hingga terkadang sangat menguras tenaga dan pikiran. Veddriq juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Indonesia yang telah mendoakan dan mendukungnya selama berkompetisi di *Olimpiade*. Kepulangannya ke Tanah Air terasa lebih berarti dengan kehadiran orang-orang terkasih. Ia tiba di bandara bersama atlet angkat besi peraih medali emas, Rizki Juniansyah, serta sejumlah rekan peserta Olimpiade lainnya, termasuk atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rajiah Sallsabillah, dan Rahmad Adi Mulyono, serta Nurul Akmal dari cabang angkat besi. Dalam momen kedatangan ini, para atlet disambut hangat oleh Menpora Dito Ariotedjo dan Anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC Member) Erick Thohir. Pada kesempatan tersebut, Rizki dan Veddriq berpartisipasi dalam upacara penutupan *Olimpiade Paris 2024*, yang berlangsung pada Senin dini hari WIB. Rizki Juniansyah, yang mencatatkan namanya sebagai atlet angkat besi pertama Indonesia yang meraih medali emas, juga ditunjuk sebagai pembawa bendera dalam defile upacara penutupan. Veddriq merupakan bagian dari kontingen Indonesia yang terdiri dari total 15 orang, termasuk dua perwakilan Chef de Mission (CdM) Arkan Lukman dan Zaenal Asikin, Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (PB FPTI) Yenny Wahid, serta pelatih panjat tebing dan pelatih angkat besi. Momentumnya ini menjadi saksi akan kebanggaan dan keberhasilan bukan hanya bagi Veddriq, tetapi juga bagi Indonesia dalam arena olahraga internasional. ANTARA