SEMARANG –
**Borneonews**, Kudus - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Kudus, yang terletak di Jawa Tengah, telah secara resmi menyatakan dukungannya kepada Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, untuk kembali menjabat sebagai Ketua Umum PKB untuk periode 2024—2029. Dukungan ini akan dibawa pada Muktamar ke-6 yang akan berlangsung di Bali pada tanggal 24—25 Agustus 2024. Ketua DPC PKB Kabupaten Kudus, Mukhasiron, dalam pernyataannya di Kudus pada hari Selasa, mengungkapkan bahwa keputusan untuk mencalonkan kembali Cak Imin diambil secara bulat dalam Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab) yang dilaksanakan pada malam hari, tepatnya tanggal 12 Agustus. Beliau menegaskan bahwa Cak Imin telah berhasil membawa PKB berkembang dengan pesat dan meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2024. Mukhasiron menambahkan, “Tidak berlebihan rasanya jika PKB Kudus menginginkan kembali mantan calon wakil presiden pada Pilpres 2024 ini untuk memimpin PKB periode 2024—2029." Hal ini menunjukkan optimisme dan keyakinan dari DPC PKB Kudus terhadap kemampuan kepemimpinan Cak Imin. Dia juga menyatakan bahwa konsolidasi ini merupakan langkah awal, mengingat keterbatasan tempat sehingga tidak mungkin untuk mengundang seluruh pengurus cabang, anak cabang, hingga badan otonom. Namun, nantinya pihaknya berencana untuk mengumpulkan semua jajaran pengurus dari tingkat cabang, ranting, hingga anak ranting. Mengenai rekomendasi partai untuk bakal calon bupati dan wakil bupati, Mukhasiron menjelaskan bahwa tidak ada keraguan lagi karena Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB telah memberikan rekomendasi kepada pasangan calon Samani Intakoris dan Bellinda Putri Sabrina Birton. Samani Intakoris juga telah menyatakan kesediaannya untuk menjadi kader partai, beserta keluarganya. Mukhasiron kemudian menyerukan semua jajaran DPC PKB Kudus untuk bekerja sama demi memenangkan pasangan Samani Intakoris dan Bellinda Putri dalam Pilkada 2024. Terkait dengan program kerja, Mukhasiron mengungkapkan bahwa program pasangan tersebut sejalan dengan visi PKB, meskipun ditambah dengan inisiatif pemberian tunjangan honor bagi guru swasta yang mengajar di pondok pesantren. Samani Intakoris sendiri juga menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan tunjangan kesejahteraan bagi para guru swasta, termasuk tenaga administrasi, ustaz, dan ustazah. Ia menambahkan, “Kami nanti akan melihat regulasinya dan kemampuan keuangan daerah untuk memenuhi program tersebut.” Selain itu, Samani Intakoris berjanji untuk melaksanakan program token listrik gratis untuk semua tempat ibadah, baik bagi umat Islam maupun agama lainnya, ketika diberikan kepercayaan untuk memimpin Kudus. Ini adalah salah satu bentuk komitmen untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. ANTARA