**Borneonews, Ibu Kota Nusantara (IKN)**
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, melakukan pengecekan terhadap kesiapan penyelenggaraan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi yang akan diselenggarakan pada tanggal 17 Agustus di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang terletak di Kalimantan Timur. Kegiatan ini dilakukan pada hari Rabu, 14 Agustus, sebagai persiapan untuk peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam pernyataannya, Jokowi menyebutkan bahwa hanya ada beberapa hal mendetail yang masih perlu diselesaikan sebelum acara besar tersebut. "Tadi subuh saya ulangi cek lagi," ungkapnya di sela-sela aktivitas di IKN.
Presiden Jokowi melanjutkan dengan menyatakan bahwa ia tidur dengan nyenyak di Istana sebelum akhirnya bangun saat subuh. Ia kemudian langsung melakukan peninjauan keliling di IKN. "Subuh bangun langsung *muter-muter*. Sudah *muter-muter* ke mana-mana saya tadi, enggak tahu dapat berapa puluh titik tadi," ujarnya, menunjukkan komitmennya untuk memastikan semua persiapan berjalan lancar.
Pada pagi yang sama, Presiden juga meresmikan Sumbu Kebangsaan di IKN. Sumbu Kebangsaan ini dianggap sebagai ruang terbuka yang menggambarkan hubungan antara manusia dengan Tuhan, alam, dan sesama. Dengan adanya ruang terbuka ini, diharapkan dapat menciptakan harmoni dalam kehidupan masyarakat di IKN. Persiapan yang matang menjelang peringatan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai kebangsaan.
ANTARA
Presiden Joko Widodo Cek Kesiapan Upacara 17 Agustus di IKN
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







