**Borneonews**, Palembang - Tim SAR gabungan menemukan tiga korban dari insiden ambruknya Jembatan Lalan di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Kejadian yang terjadi pada hari Senin, 12 Agustus, sekitar pukul 21:30 WIB ini disebabkan oleh tabrakan dengan ponton pengangkut batu bara. Ketiga korban tersebut ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menginformasikan bahwa tiga dari lima korban yang dinyatakan hilang telah ditemukan oleh tim gabungan pada dini hari. Kusdio ditemukan sekitar pukul 00:30 WIB, sementara Hendra ditemukan pada pukul 01:40 WIB, dan M Alansyah ditemukan pada pukul 02:15 WIB. Semua korban tersebut ditemukan mengapung di lokasi yang terpisah dari titik jatuhnya jembatan. Kusdio ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi awal, Hendra satu kilometer dari jembatan, dan M Alansyah sekitar 250 meter dari lokasi jembatan.
Raymond menambahkan bahwa korban-korban yang telah ditemukan tersebut sudah dievakuasi dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilaksanakan proses pemakaman. Saat ini, dua korban lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR.
Dalam proses pencarian, Kantor SAR Palembang mengkoordinasikan seluruh unsur SAR gabungan yang terdiri dari berbagai instansi, termasuk TNI AL, Polairud, Polsek Sungai Lalan, Koramil Sungai Lalan, Dishub Muba, BPBD Muba, serta partisipasi masyarakat setempat. Proses pencarian juga dilakukan dengan membagi tim menjadi beberapa SAR Unit (SRU) dan melakukan pemetaan wilayah pencarian untuk setiap tim.
Sebelumnya, diketahui bahwa Jembatan Lalan yang terletak di Desa Sukajadi P6, Kecamatan Lalan, ambruk setelah ditabrak oleh ponton batu bara. Dari insiden ini, dilaporkan ada lima orang yang hilang, tujuh orang mengalami luka ringan, dan satu orang mengalami luka berat.
Sementara itu, aparat Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus mendalami penyebab ambruknya Jembatan Lalan akibat tabrakan dengan ponton pengangkut batu bara. Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Sunarto, menyebutkan bahwa kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 21:30 WIB di jembatan yang terletak di Desa Sukajadi P6, Kecamatan Lalan. "Untuk penyebab mengapa ponton tersebut bisa menabrak jembatan, masih dalam proses penyelidikan," katanya.
Ponton batu bara yang terlibat dalam insiden ini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk mendalami lebih lanjut mengenai perkara yang terjadi.
ANTARA
Tim SAR Temukan Korban Jembatan Lalan Yang Ambruk, 3 Meninggal
Bagikan:

PALEMBANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







