**Borneonews**, Jakarta - Ribuan peserta meramaikan upacara peringatan Hari Pramuka ke-63 yang berlangsung di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh sedikitnya 12.000 peserta yang terdiri dari berbagai elemen Pramuka dari seluruh Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Budi Waseso, menyampaikan tema perayaan yaitu *"Pramuka berjiwa Pancasila menjaga persatuan-persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia."* Upacara ini dibuka oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang bertindak sebagai pembina upacara sekaligus sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka.
Selain dihadiri secara langsung oleh peserta, upacara juga diselenggarakan secara daring yang memungkinkan sekitar 100 ribu anggota Pramuka dari berbagai daerah untuk berpartisipasi. Dalam pidatonya, Budi menyampaikan bahwa Pramuka telah berdiri sejak jaman Presiden Soekarno, yang pada tanggal 14 Agustus 1961 memberikan Pataka kepada Pramuka. Ia menekankan bahwa pemegang Pataka ini, termasuk TNI dan Polri, menunjukkan betapa besar penghargaan negara terhadap Pramuka.
Budi juga menjelaskan bahwa Pramuka memiliki andil besar dalam pembangunan karakter generasi muda di Indonesia. Ia menyatakan, *"Usia Pramuka yang sudah 63 tahun kini membuktikan bagaimana organisasi ini tetap eksis dalam mewujudkan karakter generasi muda."* Ia berharap bahwa Pramuka akan terus berfungsi sebagai organisasi yang berkontribusi dalam membentuk karakter remaja untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pendidikan karakter dan ideologi bagi generasi muda sebagai investasi masa depan bangsa. Tahun 2045 diharapkan menjadi momen emas bagi Indonesia, bertepatan dengan peringatan kemerdekaan yang ke-100 tahun. Upacara ini juga dihadiri oleh anggota perwakilan dari 34 provinsi di Indonesia, mempertegas jangkauan dan komitmen gerakan Pramuka dalam membangun bangsa.
ANTARA
Ribuan Peserta Meriahkan Hari Pramuka ke-63 di Cibubur
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







