BORNEONEWS, Palangka Raya - Booth oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS di setiap pameran selalu mengampanyekan kebaikan-kebaikan sawit.
Seperti booth BPDPKS dalam penyelenggaraan Indonesian Research and Innovation atau InaRI Expo 2024 yang mendapatkan Penghargaan Booth terbaik Kategori Terfavorit.
"Inari Expo menjadi bagian dalam rangka mengkampanyekan kebaikan-kebaikan sawit," kata Kepala Divisi UKMK BPDPKS, Helmi Muhansyah dalam rilisnya pada Rabu, 14 Agustus 2024.
Momen ini juga menurut Helmi dimanfaatkan untuk memperkenalkan kepada masyarakat berbagai produk yang dihasilkan dari kelapa sawit dan turunannya.
"Booth BPDPKS melakukan berbagai aktivitas edukasi kepada masyarakat melalui kuis pengetahuan umum tentang sawit serta penjelasan kepada pengunjung yang melibatkan mahasiswa penerima beasiswa BPDPKS, yaitu perwakilan mahasiswa Politeknik Citra Widya Edukasi atau CWE," jelasnya.
Kegiatan ini juga kata Helmi bisa menjadi sarana untuk mempertemukan para pemangku kepentingan berkolaborasi dan mengembangkan inovasi, diseminasi riset sawit yang dapat dikomersialisasikan dalam skala UKM dan koperasi.
"Antusiasme pengunjung untuk melakukan kolaborasi dengan BPDPKS sangat tinggi. Salah satunya adalah Profesor Riset BRIN, Heny Herawati yang memiliki kepakaran di bidang Teknologi Pasca Panen, yaitu teknologi formulasi ektrusi yang mampu mengolah bahan baku lokal menjadi produk pangan dan non pangan untuk peningkatan nilai tambah dan daya saing dan memiliki peluang besar untuk diaplikasikan dalam produk berbasis sawit," cerita Helmi lagi.(TESTI PRISCILLA/R)









