**Borneonews**, Jakarta - Nilai tukar rupiah pada Rabu pagi mengalami penguatan yang signifikan, mencatat kenaikan sebesar 127 poin atau sekitar 0,80 persen. Hal ini menjadikan kurs rupiah berada di level Rp15.706 per dolar AS. Sebelumnya, nilai tukar rupiah tercatat pada posisi Rp15.833 per dolar AS.
Pergerakan positif ini menunjukkan ketahanan rupiah di tengah dinamika pasar valuta asing. Penguatan nilai tukar ini menandakan adanya sentimen positif terhadap mata uang domestik, yang dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi dan politik baik di dalam maupun luar negeri.
Kenaikan nilai tukar rupiah ini patut dicermati, mengingat dampaknya terhadap perekonomian nasional. Nilai tukar yang stabil dan menguat dapat berkontribusi pada kestabilan inflasi serta daya beli masyarakat.
Melihat perkembangan ini, para pelaku pasar diharapkan tetap memantau kondisi perekonomian global serta kebijakan moneter yang mungkin diambil oleh Bank Indonesia guna menjaga momentum penguatan mata uang rupiah.
ANTARA
Rupiah Menguat 127 Poin Menjadi Rp15.706 per Dolar AS
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







