**Borneonews, Jakarta** - Sebanyak 120 petak rumah semi permanen dan 35 lapak di Jalan Moa, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, terbakar habis pada Rabu pagi. Kebakaran yang terjadi diduga disebabkan oleh korsleting listrik dari salah satu petak rumah yang kemudian merambat ke rumah-rumah di sekitarnya.
Perwira piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Dede Budi, mengungkapkan bahwa kondisi ratusan rumah dan lapak semi permanen membuat api dengan mudah menyebar dari satu bangunan ke bangunan lainnya. Saat ini, petugas masih berupaya melakukan pendinginan di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang diterima oleh petugas pemadam kebakaran, mereka mendapatkan laporan mengenai kebakaran pada pukul 06.30 WIB dan tiba di lokasi dengan titik kenal di Taman Hutan Kota Penjaringan pada pukul 06.43 WIB. Namun, Dede menjelaskan bahwa perjalanan menuju lokasi kebakaran terkendala oleh kemacetan serta akses jalan yang sempit, sehingga menyulitkan proses pemadaman. Sebagai respons, pihaknya menurunkan 18 unit mobil pemadam dan melibatkan 95 personel pemadam kebakaran dalam operasi tersebut.
Total luas lahan yang terdampak dari kebakaran ini mencapai 300 x 50 meter persegi, atau setara dengan 15.000 meter persegi, yang jika dihitung, jumlah tersebut sama dengan 1,5 hektare. Lokasi yang terbakar tersebut dihuni oleh 70 kepala keluarga, dengan total populasi mencapai 200 jiwa. Dari kejadian ini, kerugian diperkirakan mencapai Rp400 juta.
Hingga saat ini, Dede juga belum merinci jumlah korban jiwa atau luka yang mungkin disebabkan oleh insiden kebakaran tersebut. Proses pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kerugian yang dialami oleh para penghuni.
ANTARA
Kebakaran Melanda 120 Petak Rumah di Penjaringan, Jakarta Utara
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Komentar (0)
Memuat komentar…







