JAKARTA –
**Borneonews, Jakarta** - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan bahwa ia tidak mengetahui mengenai isu rencana perombakan kabinet. Pernyataan ini disampaikan saat Luhut ditemui setelah menghadiri *Supply Chain & National Capacity Summit 2024* yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, pada hari Rabu. Ketika ditanya mengenai isu reshuffle kabinet yang ramai diperbincangkan, Luhut tampak enggan memberikan komentar lebih lanjut. Ia hanya mengatakan, "Nggak tahu saya (soal reshuffle kabinet)," dan menekankan bahwa ia akan menjawab sesuai dengan informasi yang bisa diberikan. Dalam kesempatan tersebut, ia menanggapi pertanyaan dari awak media dengan singkat, menyatakan, "Saya jawab yang bisa saya jawab." Setelah menyampaikan pernyataannya, Luhut segera bergegas menuju mobilnya yang telah menunggu, tanpa memberikan penjelasan tambahan mengenai isu perombakan kabinet. Sebelumnya, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, juga menegaskan bahwa hingga saat ini, mereka belum menerima informasi mengenai rencana perombakan kabinet. Hal ini disampaikan dalam konteks beredarnya kabar tentang kemungkinan reshuffle Kabinet Indonesia Maju dalam waktu dekat. Yusuf menegaskan, "Kami belum mendengar tentang reshuffle kabinet. Bapak Presiden sudah sampaikan bahwa 'jika diperlukan'." Ia menambahkan bahwa Presiden memiliki hak prerogatif dalam hal ini. Presiden Joko Widodo sebelumnya juga menyatakan bahwa perombakan kabinet hanya akan dilakukan jika memang diperlukan. "Ya kalau diperlukan. Saya 'kan sudah ngomong dari dulu, kalau diperlukan. Saya masih punya hak prerogatif itu," tegas Jokowi dalam salah satu kegiatan kerjanya di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ketika ditanya lebih lanjut apakah reshuffle sudah diperlukan saat ini, Jokowi hanya tersenyum dan tampak terkekeh, menunjukkan bahwa topik tersebut belum menjadi hal yang mendesak. ANTARA