**Borneonews, Kabupaten Bogor** - Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengungkapkan motif di balik kejadian kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh tersangka Armor Toreador Gustifante terhadap istrinya, Cut Intan Nabila, yang dikenal sebagai selebgram. Penjelasan mengenai motif tersebut disampaikan oleh Kapolres saat konferensi pers yang berlangsung di Mapolres Bogor, Cibinong.
Menurut penjelasan yang diberikan oleh Kapolres, motif yang terdeteksi berasal dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka. "Motifnya saya sampaikan hasil pemeriksaan dari tersangka, bahwa tersangka ketahuan nonton yang porno. Kami masih terus menggali kebenarannya," jelasnya. Dalam keterangan yang diperoleh, tersangka mengungkap bahwa kejadian penganiayaan tersebut dipicu oleh permintaan Intan untuk menjelaskan isi dari ponselnya, yang mengandung video pornografi.
Sengketa yang terjadi di antara mereka berawal dari masalah ponsel milik tersangka. "Cekcok berawal dari masalah ponsel pelaku, di mana korban meminta penjelasan terhadap apa yang ada di dalam ponsel tersebut (video porno)," tambah Kapolres.
Peristiwa KDRT ini terjadi pada Selasa, 13 Agustus, sekitar pukul 10.09 WIB dan terungkap setelah Intan mengunggah video yang menunjukkan kekerasan yang dialaminya ke akun Instagram pribadi. Unggahan tersebut segera menjadi viral di media sosial, memicu tindakan cepat dari pihak Polres Bogor untuk melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi kejadian, yaitu rumah Intan.
Kapolres melanjutkan, "Penganiayaan terjadi sekitar pukul 10.09 WIB. Kemudian pada pukul 11.30 WIB, korban mengunggah (kekerasan yang dialami) ke medsos. Pada pukul 13.30 WIB, saya perintahkan berdasarkan patroli cyber, Kasat Reskrim bersama Unit PPA, dan didukung PPA, kami mendatangi TKP." Sayangnya, saat petugas sampai di lokasi, tersangka Armor sudah tidak ada di rumah, dilaporkan telah meninggalkan tempat tersebut setelah melakukan tindakan KDRT.
Di kediaman tersebut, Intan dan anaknya yang juga menjadi korban kekerasan berada di lokasi. Selanjutnya, pihak kepolisian mendampingi Intan untuk melakukan visum sebagai langkah hukum sebelum penangkapan tersangka. "Pada pukul 14.00 anggota kami langsung menjemput bola dan membuat laporan polisi sebagai dasar melakukan penangkapan terhadap pelaku. Sampai di sana, pelaku meninggalkan rumah sebelum anggota kami sampai," jelasnya.
Pihak Kepolisian berhasil menemukan tiga alat bukti di lokasi kejadian, yang mencakup dokumen pernikahan, flash disk yang berisi rekaman CCTV, serta tangkapan layar dari media sosial korban mengenai peristiwa kekerasan tersebut. Setelah mengumpulkan bukti-bukti tersebut, Kapolres menyatakan bahwa informasi yang didapat memperlihatkan bahwa pelaku meninggalkan lokasi menuju wilayah Jakarta.
"Pada pukul 16.00 WIB, tersangka termonitor sedang check-in di hotel di wilayah Kemang. Saya langsung perintahkan untuk menangkap pelaku. Dan pada pukul 19.45 WIB, kami amankan tersangka bersama teman-temannya yang berjumlah empat orang," terang Rio.
Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya terus memeriksa keempat teman tersangka dalam kaitannya dengan kasus ini, karena ada dugaan bahwa mereka berupaya membantu pelaku untuk melarikan diri. "Kalau terbukti teman-temannya membantu pelaku, maka bisa juga jadi tersangka. Masih kami lakukan pemeriksaan," tutupnya.
ANTARA
Motif KDRT Suami Selegram Intan Nabila Diungkap Polisi Bogor
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Komentar (0)
Memuat komentar…







