JAKARTA –
**Borneonews, Jakarta** Pelatih panjat tebing Indonesia, Hendra Basir, mengungkapkan keyakinannya bahwa keempat atlet yang dilatihnya, yang meliputi dua atlet putra dan dua atlet putri, patut untuk bersaing dalam perburuan medali emas di Olimpiade Paris 2024. Meski sektor putri masih menghadapi tantangan dan belum berhasil meraih medali, Hendra percaya akan potensi yang dimiliki oleh tim. Dalam sebuah keterangan tertulis yang diterima, Hendra menjelaskan bahwa atlet panjat tebing Indonesia, selain Veddriq Leonardo dari kategori putra, memiliki peluang untuk menambah medali emas. Ia menekankan bahwa keberuntungan belum berpihak pada sektor putri, namun hal tersebut tidak mengurangi peluang mereka dalam persaingan. "Kami memang layak untuk bersaing di level perebutan medali emas," ungkap Hendra. Ia menyadari bahwa jalan menuju pencapaian tersebut tidaklah mudah dan memerlukan usaha yang gigih. Pelatihan dan proses persiapan tim panjat tebing dimulai sejak tahun 2020, dengan harapan bisa mencapai prestasi terbaik di Olimpiade mendatang. Tim panjat tebing mencatatkan sejumlah langkah kolaborasi, terutama antara Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kolaborasi yang kompak ini diyakini telah berkontribusi terhadap prestasi yang diraih atlet Indonesia. "Proses prestasi ini sangat panjang dan tidak semudah membalikkan telapak tangan," jelas Hendra, yang baru saja kembali dari Paris, Prancis, pada Selasa tengah malam WIB. Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari Kemenpora senantiasa hadir dalam setiap tahap persiapan yang dilakukan oleh tim. Dengan optimisme yang tinggi, Hendra berharap dukungan serupa bisa berlanjut hingga persiapan untuk Olimpiade Los Angeles 2028 di Amerika Serikat. Ini penting untuk memastikan bahwa Indonesia dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan perolehan medali emas yang telah diraih. Dalam Olimpiade Paris 2024, empat atlet andalan panjat tebing Indonesia akan bertanding di nomor speed. Mereka terdiri dari Veddriq Leonardo dan Rahmad Adi Mulyono untuk kategori putra, serta Rajiah Salsabillah dan Desak Made Rita Kusuma Dewi dalam kategori putri. Keikutsertaan keempat atlet ini menjadi momen bersejarah, karena cabang olahraga panjat tebing nomor speed baru kali ini dipertandingkan di Olimpiade. Indonesia berhasil mengisi empat kuota yang tersedia untuk kategori ini. Menariknya, Veddriq Leonardo telah sukses membawa pulang medali emas pertama bagi kontingen Indonesia dalam Olimpiade Paris 2024. Ini menjadi tonggak sejarah bagi panjat tebing Indonesia, menegaskan bahwa potensi dan dedikasi yang ditunjukkan oleh para atlet layak mendapatkan apresiasi yang tinggi. ANTARA