JAKARTA –
**Borneonews, Jakarta** - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak telah meluncurkan 30 kendaraan dinas yang dirancang khusus untuk mendukung operasional dalam misi penyelamatan, kesehatan, dan penanggulangan bencana. Hal ini merupakan wujud dari upaya bersama dalam meningkatkan kemampuan operasional satuan-satuan TNI AD. Dalam keterangannya, Maruli menyampaikan bahwa dari total 30 kendaraan dinas yang diperkenalkan, terdapat lima unit mobil pemadam kebakaran, empat unit ambulans, dua unit kendaraan tanki air, serta 19 unit Multi Purpose Vehicle (MPV). Kendaraan-kendaraan ini telah dimodifikasi untuk memenuhi kebutuhan khusus dalam pelaksanaan tugas penyelamatan dan bencana. Seluruh kendaraan dinas tersebut akan diserahkan kepada berbagai unit kerja dan satuan TNI AD, yang diharapkan dapat memberikan dukungan signifikan kepada prajurit saat melaksanakan tugas mereka. Maruli berharap bahwa kendaraan-kendaraan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk melayani masyarakat, terutama dalam situasi darurat. Dalam kesempatan sebelumnya, pada tanggal 14 Mei, Maruli juga telah menyerahkan 32 kendaraan dinas lainnya untuk mendukung operasional para prajurit. Kendaraan-kendaraan ini dibagikan kepada beberapa kesatuan, termasuk Kodiklatad, Pusterad, Seskoad, Puspomad, Secapaad, Pussenkav, Dittopad, Disbintalad, Ditkuad, Ditkumad, Denmabesad, Dispenad, dan Resimen Arhanud. Jenderal Maruli menekankan pentingnya penggunaan kendaraan dinas ini untuk menjalankan tugas kedinasan, sehingga seluruh jajarannya diharapkan untuk tidak menyalahgunakan kendaraan tersebut untuk kepentingan pribadi. Jadwal dan penggunaan yang tepat akan mendukung penyelesaian misi kemanusiaan yang semakin kompleks di lapangan. ANTARA