BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalteng, Ivo Sugianto Sabran mengingatkan peran gerakan pramuka berperan dalam pendidikan.
Gerakan pramuka memberikan pendidikan life skill, soft skill, hard skill, serta dilengkapi dengan kecerdasan kecerdasan Spiritual, Emosional, Sosial, Intelektual, dan Fisik.
“Sebagai organisasi pendidikan nonformal, gerakan pramuka tidak hanya sekedar menangani character building, tetapi juga berperan aktif di bidang lainnya,” sebut Ivo membacakan amanat tertulis Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka saat peringatan hari pramuka di Palangka Raya, Rabu, 14 Agustus 2024.
Ia mengatakan pramuka ikut terlibat dalam pengabdian masyarakat seperti melakukan perbantuan berbagai kebencanaan, kemudian ikut dalam Tim SAR.
Kegiatan lain seperti, melaksanakan kegiatan bakti seperti bedah rumah di berbagai penjuru tanah air, aktif dalam berbagai kegiatan lingkungan seperti penanaman pohon, pembersihan fasilitas umum dan sarana ibadah, serta sosialisasi hemat energi.
Gerakan Pramuka juga telah melakukan adaptasi teknologi, memberikan pelatihan kepemimpinan kepada generasi muda secara berkelanjutan.
Ditambah dengan mengembangkan program kewirausahaan dalam rangka kontribusi pada pembangunan ekonomi nasional.
--page
“Gerakan Pramuka harus melakukan transformasi kurikulum agar bisa beradaptasi dengan kebutuhan zaman saat ini dan pada masa yang akan datang,” imbuhnya. (HERMAWAN DP/R)








