PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalteng, Ivo Sugianto Sabran mengingatkan potensi kuat gerakan pramuka, termasuk dalam mendorong terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Ia menyebut, Sumber Daya Manusia (SDM) yang dipersiapkan oleh gerakan pramuka merupakan SDM dengan jiwa Pancasila, karena dididik dengan fundamental value transformation gerakan pramuka, yaitu pengamalan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

“Dengan begitu Pramuka akan menjadi aktor penggerak dan pilar kekuatan negara dalam menuju Indonesia Emas pada tahun 2045,” pungkasnya.

Sebagai informasi, gerakan pramuka adalah organisasi pendidikan non formal di Indonesia yang bertujuan untuk membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, dan memupuk semangat kebangsaan serta kepedulian sosial pada generasi muda.

Gerakan ini merupakan bagian dari organisasi kepanduan dunia yang dikenal dengan sebutan Scout. Di Indonesia, Gerakan Pramuka dibentuk pada 1961 sebagai penggabungan dari berbagai organisasi kepanduan yang sudah ada sebelumnya.

Kegiatan dalam Gerakan Pramuka meliputi berbagai pelatihan keterampilan, kegiatan alam, serta pengembangan moral dan kepemimpinan.

--page

Simbol utama Gerakan Pramuka adalah tunas kelapa, yang melambangkan semangat muda dan pertumbuhan yang terus-menerus. (HERMAWAN DP/R)