BORNEONEWS, Sampit - Suasana arus mudik di Pelabuhan Sampit, Kotawaringin Timur, pada Minggu (19/6/2016) atau H-16 menjelang perayaan Idul Fitri 1437 Hijriyah terlihat relatif sepi dari aktivitas mudik.

Pantauan media ini, Minggu (19/6/2016) pagi, KM Sirimau milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) tiba di Pelabuhan Sampit sekitar pukul 07.00 Wib dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Kemudian kembali berlabuh mengangkut pemudik menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang sekitar pukul 09.00 Wib.

Jumlah pemudik yang menaiki kapal lebih lengang dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Sehingga proses mengatur penumpang terlihat lebih cepat dan lancar. Tidak tampak antrean panjang dan desakan para penumpang untuk segera menaiki kapal.

“Memang jumlah penumpangnya lebih sedikit jika dibandingkan beberapa hari lalu. Jumlah pemudik hari ini (19/6/2016) yang menaiki KM Sirimau dari Sampit menuju Semarang hanya 240 an penumpang,” kata Kepala PT Pelni (Persero) Cabang Sampit Lamson Ompusunggu, kepada wartawan, di sela memantau keberangkatan kapal.

Menurutnya, lebih sedikitnya jumlah pemudik karena jadwal KM Sirimau yang melayani rute Sampit-Semarang baru terbit dalam sepekan terakhir. Sehingga dengan waktu relatif singkat menyebabkan PT Pelni Cabang Sampit juga tidak maksimal dalam menyosialisasikan maupun menjual tiket kepada calon penumpang.

“Kalau normalnya KM Sirimau ini hanya sekali dalam 28 hari melayani angkutan laut rute Sampit. Ini kan karena ada penambahan, sehingga KM Sirimau bisa dua kali dalam 28 hari melayani rute Sampit,” jelas Lamson.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kotim Fadlian Noor, memperkirakan puncak arus mudik lebaran melalui pelabuhan terjadi pada H-7 lebaran. Sedangkan melalui jalur darat diperkirakan pada H-4 lebaran.

“Biasanya H-7 lebaran pemudik memadati pelabuhan. Apalagi informasinya saat ini penjualan tiket kapal laut untuk H-7 kembali dibuka. Sedangkan untuk terminal pemberangkatan bus, kami memperkirakan puncaknya akan terjadi pada H-4,” kata dia. (RIFQI/m)