JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menggandeng kepala sekolah untuk melakukan penggalangan dana yang ditujukan untuk membantu penyintas kebakaran yang terjadi di Jalan DR Saharjo I, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Budi Awaludin, menjelaskan bahwa dalam rapat yang diadakan, disepakati untuk menggalang dana sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi darurat yang dihadapi oleh masyarakat tersebut. Budi menyatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengumpulkan sebanyak 57 kepala sekolah untuk menghadiri pertemuan ini. Dari hasil pertemuan tersebut, Dinas Pendidikan DKI Jakarta berupaya menjaring sekolah-sekolah serta orang tua siswa yang tidak terkena dampak kebakaran, untuk berpartisipasi menyumbang demi membantu 365 siswa yang menjadi penyintas. Penggalangan dana ini akan berlangsung selama tiga hari dan dijamin tidak akan mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Budi Awaludin menekankan, "Kita akan buka donasi sampai tiga hari ya, termasuk Dinas Pendidikan pun melakukan penggalangan dana." Dengan adanya usaha ini, Dinas Pendidikan DKI bertujuan agar setiap siswa penyintas dapat pulih dan kembali bersekolah seperti biasanya. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi, jumlah pengungsi yang berada di SDN 05 Manggarai mencapai 378 kepala keluarga (KK), dengan total 1.348 jiwa yang menjadi penyintas kebakaran tersebut. Dinas Sosial DKI Jakarta sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI untuk meminjam fasilitas yang ada di sekolah, dan memastikan bahwa KBM tetap bisa dilaksanakan di tengah kondisi sulit ini. Di samping itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga dilibatkan dalam penanganan keadaan darurat ini, bersama dengan karang taruna dan BPBD DKI, untuk memastikan hak-hak para penyintas dapat terpenuhi dengan baik. Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan telah membuka tiga posko layanan medis bagi penyintas di RW 06 dan RW 12 Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet. Posko-posko kesehatan ini akan beroperasi selama 24 jam dengan mekanisme bagi tugas dalam tiga sif per hari, dan melibatkan dua tenaga kesehatan untuk setiap sif. Layanan dari Pemerintah Provinsi DKI akan terus diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang terpantau di lapangan. Sebelumnya, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan mengerahkan 126 personel untuk memadamkan api yang melanda permukiman di Jalan Remaja 5, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan pada hari Selasa, 13 Agustus, sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Kebakaran ini menyebabkan 3.332 jiwa dari 1.172 kepala keluarga terpaksa diungsikan ke lokasi yang lebih aman demi keselamatan mereka. ANTARA