JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Andrinof Chaniago, mengungkapkan bahwa Ibu Kota Nusantara (IKN) berfungsi sebagai magnet untuk menggerakkan ekonomi di daerah-daerah Kalimantan dan wilayah Indonesia Timur. Menurut Andrinof, tujuan dari pembangunan IKN bukan hanya untuk menciptakan kawasan ekonomi yang eksklusif, tetapi lebih mendasar lagi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah tersebut. Andrinof menekankan pentingnya IKN dalam menjadikan dirinya sebagai episentrum yang dapat menggerakkan kawasan-kawasan lain. Fungsi ekononominya diharapkan dapat mendorong perkembangan ekonomi tidak hanya di Kalimantan, tetapi juga menjangkau hingga ke wilayah Indonesia Timur. Beliau mengatakan, "Kenapa kawasan industri di Kalimantan Timur seperti Maloy dan Kariangau tidak berjalan? Karena tidak ada magnetnya. Di sinilah pentingnya kita menaruh magnet untuk menggerakkan daerah-daerah seperti Kariangau, Maloy, dan Bontang." Lebih jauh ia menjelaskan, dampak dari perkembangan IKN diharapkan bisa menyebar ke berbagai daerah lain, termasuk Mamuju, Palu, Gorontalo, Parigi, serta wilayah-wilayah lain di Indonesia Timur. Menurut Andrinof, visi yang bersifat jangka panjang harus menghasilkan dampak berantai yang luas, multisektor, dan lintas waktu. Dengan demikian, IKN diharapkan bisa berfungsi sebagai stimulasi dan katalisator untuk daerah-daerah di Kalimantan serta Indonesia Timur. Berdasarkan Lampiran UU No. 3 Tahun 2022 tentang Rencana Induk IKN, IKN diposisikan sebagai mesin penggerak perekonomian bagi Kalimantan dan sebagai pemicu penguatan rantai nilai domestik di seluruh Kawasan Timur Indonesia. Pembangunan IKN ini juga akan menempatkan Indonesia pada posisi yang lebih strategis dalam jalur perdagangan global, serta meningkatkan aliran investasi dan inovasi teknologi. Selain itu, IKN akan menjadi percontohan dalam pengembangan kota yang berkelanjutan dan ramah lingkungan yang didorong oleh penerapan teknologi terkini. Visi "Kota Dunia untuk Semua" yang diusung oleh IKN tidak hanya merefleksikan masyarakat yang akan menghuni IKN di masa depan, tetapi juga mencerminkan komitmen untuk memulihkan dan mempertahankan kondisi lingkungan yang baik. Pembangunan IKN diharapkan bisa menjadi solusi atas tantangan ekonomi sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah-daerah sekitarnya. ANTARA