**Borneonews**, Tanjung Selor - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah mengambil langkah strategis dengan membentuk Tim Pengawas Norma Ketenagakerjaan sektor perikanan. Pembentukan tim ini bertujuan untuk meningkatkan standar ketenagakerjaan serta mendukung pertumbuhan pesat industri perikanan yang ada di wilayah tersebut.
Datu Iqro Ramadhan, yang menjabat sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesta Setprov Kaltara, menjelaskan bahwa tim ini berfungsi untuk mengawasi kondisi kerja dalam sektor perikanan. Langkah ini merupakan respons terhadap kebutuhan akan pengawasan yang lebih ketat dan sistematis dalam sektor yang vital bagi perekonomian lokal ini.
Inisiatif yang diambil ini tidak berdiri sendiri. Tim ini mendapat dukungan dari berbagai instansi penting, seperti Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Organisasi Perburuhan Internasional (ILO). Tujuan utamanya adalah untuk memastikan kepatuhan terhadap undang-undang ketenagakerjaan dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan yang terlibat dalam sektor ini.
Datu Iqro Ramadhan menekankan bahwa pengawasan ketenagakerjaan memiliki peran publik yang sangat penting. Fungsi ini ditujukan untuk memastikan bahwa peraturan ketenagakerjaan dilaksanakan dengan baik di tempat kerja. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa salah satu tujuan utama dari pembentukan tim ini adalah memastikan semua mitra sosial, termasuk pekerja dan pengusaha, memahami pentingnya mematuhi peraturan ketenagakerjaan demi kepentingan bersama.
Sektor perikanan di Provinsi Kaltara memainkan peranan yang sangat vital dalam perekonomian daerah. Pada tahun 2022, sektor ini menyumbangkan produk domestik regional bruto yang mencapai Rp67,534 triliun. Provinsi ini juga merupakan rumah bagi sekitar 16.400 nelayan yang mengoperasikan 11.117 kapal penangkap ikan, menjadikannya sebagai salah satu pusat aktivitas perikanan yang signifikan.
Lebih dari itu, Tim Pengawas norma ketenagakerjaan yang baru dibentuk juga berkolaborasi dengan program *8.7 Accelerator Lab ILO Indonesia*. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan upaya untuk menghapus praktik kerja paksa dan pekerja anak dalam industri perikanan dapat dipercepat. Selain itu, tim ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dalam sektor perikanan yang merupakan salah satu tulang punggung ekonomi daerah.
ANTARA
Pemerintah Kaltara Bentuk Tim Pengawas Ketenagakerjaan Sektor Perikanan
Bagikan:

TANJUNG SELOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







