TANJUNG SELOR –
**Borneonews, Tanjung Selor** Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf SK yang dimiliki oleh Pemprov Kaltara di Kota Tarakan telah menerapkan sistem keuangan modern dengan mengintegrasikan sistem Elektronik Badan Layanan Umum Daerah (E-BLUD) dan Aplikasi Transaksi Keuangan Pemerintah (ATKP) yang dikembangkan oleh Bankaltimtara. Integrasi ini menjadi langkah strategis yang diyakini akan meningkatkan efisiensi serta akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan rumah sakit. Sekretaris Daerah Kaltara, Suriansyah, mengungkapkan keyakinannya akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam manajemen keuangan rumah sakit. Hal ini sangat mendukung upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan adanya sistem yang terintegrasi ini, pencatatan serta transaksi keuangan di lingkungan RSUD dr. H. Jusuf SK diharapkan dapat berlangsung dengan lebih efektif dan efisien, serta menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan relevan. Integrasi sistem keuangan ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama yang telah ditandatangani antara RSUD dr. H. Jusuf SK dan Bankaltimtara pada bulan Maret 2024. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dalam sektor kesehatan, yang dikenal dengan istilah *good governance*. Sebagai rumah sakit rujukan di Kalimantan Utara, RSUD dr. H. Jusuf SK berupaya terus meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien. Dengan penerapan sistem keuangan yang modern, diharapkan pihak rumah sakit dapat lebih optimal dalam pengelolaan anggaran dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Plt. Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK, dr. Budy Aziz, menjelaskan bahwa implementasi sistem ini adalah sebuah langkah maju yang signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Dia menegaskan pentingnya inovasi dalam manajemen keuangan untuk mencapai tujuan tersebut. Sementara itu, Pimpinan Kantor Cabang Tarakan Bankaltimtara, Kalsum, menambahkan bahwa integrasi sistem keuangan ini tidak hanya akan meningkatkan efisiensi internal di rumah sakit, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perbankan. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi besar terhadap pembangunan sektor kesehatan di wilayah tersebut. ANTARA