**Borneonews, Toli-Toli** - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Toli-Toli di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) telah meluncurkan program belajar kesetaraan yang ditujukan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kehidupan para warga binaan di masa depan.
Kepala Lapas Kelas IIB Toli-Toli, Muhammad Ishak, menekankan pentingnya program ini sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para WBP. Menurutnya, program belajar kesetaraan memainkan peran krusial dalam menyiapkan mereka untuk reintegrasi ke dalam masyarakat. "Program ini sangat penting dalam pembinaan WBP agar mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik untuk masa depan mereka setelah kembali ke masyarakat," ujarnya.
Program belajar kesetaraan ini merupakan hasil kerja sama antara Lapas Kelas IIB Toli-Toli dan Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF). Melalui program ini, WBP diberikan kesempatan untuk mengejar pendidikan setara dengan tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) melalui paket A, B, dan C.
Pembukaan program ini dilaksanakan secara resmi oleh Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mopido Toli-Toli, NimAt Sabite Tahir. Dalam kunjungan tersebut, Kepala SKB Mopido beserta rombongan meninjau fasilitas tempat belajar yang telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program ini. Mereka juga berkesempatan untuk bertatap muka langsung dengan para warga binaan yang akan mengikuti program, memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya dan memperoleh informasi lebih lanjut.
Dalam sesi perkenalan, para pengajar diperkenalkan kepada peserta program, sehingga mereka dapat mengetahui mata pelajaran yang akan diajarkan selama pelaksanaan program belajar kesetaraan. Muhammad Ishak turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada SKB Mopido Toli-Toli dan SPNF yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program ini.
Dalam harapannya, Ishak menyatakan bahwa dengan adanya program belajar kesetaraan, para warga binaan dapat memperluas wawasan serta meningkatkan keterampilan yang diperlukan saat mereka kembali ke masyarakat nantinya. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa para WBP tidak hanya kembali ke kehidupan normal, tetapi juga siap menghadapi tantangan baru dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai.
ANTARA
Program Belajar Kesetaraan di Lapas Toli-Toli untuk WBP
Bagikan:

PALU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bank Mandiri Beri Nilai Tambah ke Pemegang Saham Lewat Dividen-Buyback
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
OJK Gencar Edukasi Keuangan di Kalangan Pemuda Cegah Rekening Dormant
Kemlu Pastikan Seluruh Jamaah Umrah Aman di Tengah Eskalasi Konflik
Komentar (0)
Memuat komentar…







