BANDUNG –
**Borneonews, Cianjur** - Bupati Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman, telah mengajukan proposal untuk pembangunan jalan tol yang akan menghubungkan Cianjur dengan Kecamatan Sindangbarang. Rencana ini bertujuan untuk mempercepat akses menuju pusat Kabupaten Cianjur selatan dan mempermudah transportasi di wilayah tersebut. Usulan ini sudah ditandatangani dan dikirimkan langsung ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan diharapkan dapat segera dikabulkan. Herman Suherman menjelaskan bahwa ketika Cianjur Selatan berfungsi sebagai kabupaten mandiri, keberadaan jalan tol ini diharapkan dapat mendorong perkembangan yang lebih cepat. Selain itu, Bupati també mencatat tujuh ruas jalan tol lainnya yang sudah ditetapkan dalam Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Cianjur tahun 2025. Ruas-ruas jalan tol tersebut mencakup Sukabumi-Ciranjang, Ciranjang-Padalarang, Caringin-Cianjur, Soreang-Ciwidey-Cidaun, Cikarang-Ciranjang, Palabuhanratu-Cidaun, dan Cidaun-Cikalongkulon. Harapan tersebut didasari oleh keyakinan bahwa pemerintah pusat dapat menyetujui semua usulan ini. Dengan adanya infrastruktur jalan tol, diharapkan perekonomian Cianjur dapat meningkat secara signifikan. Herman menambahkan bahwa kemajuan infrastruktur ini akan mempersingkat waktu perjalanan, yang pada gilirannya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah. Saat ini, ada target ambisius untuk meningkatkan investasi di berbagai bidang di Cianjur. Bupati berharap bahwa pada tahun 2025, angka investasi di Cianjur bisa mencapai lebih dari Rp 2 triliun. Untuk mencapai cita-cita tersebut, Pemkab Cianjur berupaya menarik minat investor dengan memberikan berbagai kemudahan serta insentif melalui Perda Insentif. Ini termasuk pengurangan pajak dan percepatan dalam proses perizinan bagi investor yang ingin berinvestasi. Tahun 2023 mencatat pencapaian investasi yang cukup tinggi, yang menunjukkan kepercayaan masyarakat serta investor untuk menanamkan modalnya di wilayah ini. Masyarakat dan Forkopimda Cianjur berperan penting dalam memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi setiap investor, sehingga Cianjur menjadi daerah yang menarik untuk berinvestasi. Pemkab Cianjur juga berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi para investor, dengan menyediakan jaminan keamanan berinvestasi dan memetakan lokasi-lokasi yang potensial. Pembuatan Perda Insentif merupakan langkah konkret bagi pemerintah untuk memberikan kemudahan-kemudahan yang dapat menarik lebih banyak investor. Saat ini, berbagai sektor investasi terbuka lebar di Cianjur, mulai dari pariwisata hingga layanan kesehatan. Setelah penyelesaian Perda tata ruang, Pemkab berencana untuk melakukan expo sebagai ajang promosi kepada calon investor, di mana mereka dapat memperoleh pemaparan mengenai jenis-jenis investasi, seperti pembangunan pabrik, hotel, dan objek wisata. Ini menunjukkan bahwa Cianjur berupaya menjadi destinasi menarik bagi para investor di masa yang akan datang. ANTARA