JAKARTA –
**Borneonews, Jakarta** - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan (Jaksel) baru-baru ini telah memberikan fasilitas pelatihan olah hasil pertanian bagi penghuni Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Selatan. Pelatihan ini adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan para klien Bapas, yang diharapkan dapat membantu mereka dalam proses reintegrasi ke masyarakat setelah menjalani masa pembinaan. Plt Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut mencakup berbagai keterampilan praktis. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan cara membuat susu dan roti, tetapi juga mencakup pengolahan hasil pertanian serta teknik menanam sayuran. Ini semua dirancang untuk memberikan nilai tambah dan memperkaya keterampilan peserta, sehingga mereka dapat meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi setelah kembali ke masyarakat. Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan dan Bapas Kelas I Jakarta Selatan. Kolaborasi ini diimplementasikan melalui program yang dikenal sebagai Rintisan Bapas Produktif (Ripaspro) Griya Abhipraya Gelatik Nawasena, yang berlokasi di Agro Edukasi Wisata (AEW) Ragunan. Inisiatif ini mencerminkan sinergi yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para penghuni Bapas. Mukhlisin juga menyampaikan harapannya agar program Griya Abhipraya dapat menciptakan dampak positif bagi perkembangan keterampilan non-teknis atau *soft skills* para klien Bapas. Ia berharap bahwa pengembangan ini akan menjadi contoh konkret dari kolaborasi yang solid antara berbagai pihak terkait dalam mendukung akomodasi kembali individu ke dalam masyarakat. Sementara itu, Kepala Bapas Jakarta Selatan, Unggul Widiyo Saputro, memberikan apresiasi terhadap kerja sama yang dilakukan. Ia optimis bahwa melalui sinergi yang terjalin, para klien Bapas akan mendapatkan keahlian yang memadai untuk mendukung peningkatan perekonomian diri mereka. Hal ini diharapkan dapat membuka peluang bagi mereka untuk mandiri setelah menjalani pelatihan. Dalam acara tersebut, juga dilakukan peresmian Perpustakaan Digital Bapas Kelas I Jakarta Selatan, yang dilengkapi dengan buku berjudul "Menyalakan Lentera Literasi Griya Abhipraya Gelatik Nawasena." Buku ini merupakan hasil kolaborasi antara Sudin KPKP Jaksel, Yayasan Qudwah Al-Barosiah, dan Yayasan Literasi dan Kreasi Indonesia, dan diharapkan dapat meningkatkan minat baca serta literasi penghuni Bapas. Peresmian Ripaspro Griya Abhipraya Gelatik Nawasena dilakukan oleh beberapa tokoh penting, di antaranya Plt Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin; Kepala Bapas Jakarta Selatan, Unggul Widiyo Saputro; dan Kepala Sudin KPKP Jaksel, Hasudungan A Sidabalok. Inisiatif ini tentu menjadi langkah positif dalam mendukung rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi para penghuni Bapas di Jakarta Selatan. ANTARA