**Borneonews, Makassar** - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, memberikan apresiasi terhadap program Revitalizing Informal Settlements and their Environments (RISE) yang dilaksanakan di Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo. Dalam kesempatan ini, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan target nol daerah kumuh atau yang biasa disebut sebagai "Zero Slum."
Program ini merupakan hasil inisiatif Pemerintah Kota Makassar yang berkolaborasi dengan Pemerintah Australia, Monash University, serta Universitas Hasanuddin. Tujuannya adalah mengentaskan kawasan kumuh di perkotaan, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup bagi masyarakat. Indira menegaskan, kehadirannya di lokasi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas lingkungan tempat tinggal di Kota Makassar.
Program RISE diharapkan akan membawa Makassar menuju target "zero slum" atau kawasan yang bebas dari kumuh, yang pada gilirannya berdampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat. Indira mengungkapkan rasa bangganya dapat hadir di sana. "Saya sudah pernah ke sini sama bapak dua kali. Ini ketiga kalinya," ujarnya menyoroti komitmennya terhadap program tersebut.
Dalam pembicaraannya, Indira memberikan penghargaan terhadap perkembangan lorong wisata yang telah tertata dengan baik. Namun, ia juga menekankan bahwa masih dibutuhkan peningkatan lebih lanjut untuk memaksimalkan potensi yang ada. "Senang sekali masuk di lorong ini, luar biasa. Dari depan sudah tertata cukup bagus, tapi ke depan mesti disempurnakan lagi," ujarnya.
Lebih lanjut, Indira menjelaskan bahwa segala kegiatan dalam program RISE ditujukan semata-mata untuk kebaikan warga, guna menciptakan kehidupan yang lebih baik. Ia mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam menata lorong wisata yang ada. Indira menekankan pentingnya peningkatan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta kualitas kuliner yang ditawarkan, agar sejalan dengan branding Makassar sebagai Kota Makan Enak.
"Butuh kekompakan dari kita semua, kerja sama kita semua untuk menata lorong wisata ini, karena lorong wisata ini dibikin untuk menjamu tamu. Jadi, banyak yang perlu kita siapkan, terutama peningkatan UMKM supaya ekonomi kerakyatan bergerak," jelas Indira. Ia juga mengingatkan bahwa kuliner yang ditawarkan perlu disempurnakan agar semua makanan di lorong wisata dapat memenuhi standar kualitas yang tinggi.
Indira berharap, semua pihak yang terlibat dalam program RISE ini dapat termotivasi untuk terus berupaya mencapai target "zero slum" di Kota Makassar. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta kehidupan yang lebih baik dan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada warga setempat sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada masyarakat.
ANTARA
Makassar, program RISE dorong target Zero Slum di Tallo
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemlu Pastikan Seluruh Jamaah Umrah Aman di Tengah Eskalasi Konflik
Ginting Harus Mengakui Keunggulan Richie Duta di Indonesia Masters
Pemerintah Siapkan 1.000 Beasiswa Dokter dan Dokter Gigi Spesialis
Polsek Pahandut Amankan Pria Mengaku Anggota BPK Minta Sumbangan di Palangka Raya
Polres Lamandau Sita 705 Gram Sabu dan 400 Pil Ekstasi, Terduga Kurir Diamankan
KPK Periksa Direktur L&G Insurance Broker Sebagai Saksi Kasus Jasindo
Komentar (0)
Memuat komentar…







