**Borneonews, Surabaya** - Unit kerja PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), yang merupakan anak perusahaan PTPN III (Persero), yaitu Pabrik Gula Djatiroto yang terletak di Lumajang, Jawa Timur, berhasil menggiling sebanyak 465 ribu ton tebu untuk diproduksi menjadi gula hingga pertengahan Agustus tahun ini.
Direktur Utama SGN, Mahmudi, menyatakan keyakinannya bahwa target PG Djatiroto dapat tercapai. Ia menyebutkan bahwa optimisme ini muncul seiring dengan dilakukannya integrasi pengelolaan kebun tebu yang berada dalam manajemen PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I ke dalam SGN.
Mahmudi menjelaskan lebih lanjut, bahwa integrasi tersebut memungkinkan pengelolaan kebun dilakukan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan praktik terbaik yang berlaku, yang sekaligus dapat mendukung kinerja pabrik gula.
General Manager PG Djatiroto, Agus Priambodo, menambahkan bahwa untuk tahun ini, pihaknya menargetkan untuk menggiling tebu sebanyak 991 ribu ton serta memproduksi gula sebanyak 77 ribu ton. Ia juga mencatat bahwa realisasi gilingan tebu tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 13 ribu ton dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya minat para petani tebu untuk menggiling tebu mereka di PG Djatiroto.
Selain peningkatan dalam jumlah tebu yang digiling, terdapat juga peningkatan dalam produktivitas tebu dari 76,60 ton per hektar menjadi 92,09 ton per hektar. Jumlah produksi gula kristal putih (GKP) yang dihasilkan juga mencatatkan angka yang signifikan, dengan total mencapai 30 ribu ton gula yang memenuhi standar SNI.
ANTARA
Pabrik Gula Djatiroto Giling 465 Ribu Ton Tebu di 2023
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kuala Kapuas Merembet ke Bangunan Warga
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
Komentar (0)
Memuat komentar…







