JAYAPURA –
**Borneonews, Jayapura** - Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 122/Tombak Sakti menegaskan bahwa Tugu Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang baru saja diresmikan di Kabupaten Keerom, Papua, menjadi simbol kemajuan pembangunan, khususnya di Kampung Pund, Distrik Waris. Penegasan tersebut disampaikan oleh Komandan Kompi Tempur (Dankipur) C, Lettu Inf Panca, dalam siaran pers yang diterima di Jayapura. Panca berharap Tugu PLBN ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, salah satunya dengan meningkatkan pengawasan terhadap peredaran barang ilegal lintas negara. Ia menekankan bahwa Kampung Pund berbatasan langsung dengan Papua Nugini (PNG), sehingga sangat penting bagi masyarakat untuk bekerja sama dengan aparat dalam mengawasi peredaran barang yang tidak sah. Pembangunan Tugu PLBN ini dikerjakan oleh personil Pos Kalipay Satgas Yonif 122/TS selama tiga pekan, dan proses peresmiannya dilakukan dengan penandatanganan prasasti. Tugu ini resmi dibuka pada Rabu, 14 Agustus 2024, dan ditujukan untuk menyambut HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan diperingati pada 17 Agustus 2024. Usai acara peresmian, Satgas juga memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di daerah perbatasan serta melaksanakan makan bersama. Kepala Kampung Pund, Alfons Katem, memberikan apresiasi kepada Satgas Yonif 122/TS yang secara tegas menolak segala bentuk tindak kekerasan, penggunaan narkoba, dan minuman beralkohol di daerah tersebut. Dia juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Satgas Pamtas RI-PNG karena telah membangun Tugu PLBN yang dianggap sebagai simbol awal pembangunan di kampung mereka. Keberadaan tugu ini diharapkan dapat memberikan perkembangan positif bagi masyarakat setempat dan memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan. ANTARA