**Borneonews**, Jakarta - Pameran Warna-Warna kembali diadakan untuk mempromosikan kesetaraan, yang digelar oleh penyanyi Andien bekerja sama dengan Yayasan Dialogue Seni Budaya. Pameran edisi kedua ini akan berlangsung pada Agustus 2024 dengan tema Pusparagam Seni Disabilitas.
Andien menyampaikan bahwa tujuan dari Pameran Warna-Warna adalah untuk menampilkan bakat artistik individu dengan disabilitas sekaligus mempromosikan inklusivitas dan kesetaraan. "Kalau awalnya itu hanya perkenalan, kali ini mengenai kesetaraan. Bagaimana disabilitas mendapatkan tempat yang setara di masyarakat," ujar Andien dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta.
Ia menggarisbawahi bahwa kesenjangan sosial, ekonomi, dan pendidikan seringkali membuat individu dengan disabilitas tidak kompetitif di dunia kerja. Menurut Andien, para kolaborator dalam pameran ini menyadari pentingnya menciptakan tempat kerja yang lebih inklusif dan dapat diakses, guna memanfaatkan dan mengembangkan bakat individu disabilitas.
Pameran ini berusaha untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan mempromosikan inklusivitas serta mengakomodasi pekerja disabilitas di sektor industri kreatif. Beberapa isu penting yang diangkat di dalam pameran ini termasuk penghilangan diskriminasi, dukungan bagi individu disabilitas dan keluarganya, serta penghapusan stigma terkait disabilitas. "Kita yakin karya disabilitas ini sudah setara dengan yang lain. Tentunya kali ini, dengan harapan dapat menjangkau audiens yang lebih luas lagi," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Engel Tanzil, Pendiri Yayasan Dialogue Seni Budaya, menegaskan komitmennya untuk menciptakan ruang seni yang inklusif serta mudah diakses oleh banyak orang. "Melalui Dia.lo.gue Artspace, kami selalu berkomitmen untuk menciptakan ruang seni yang inklusif dan *accessible* untuk banyak orang. Saat muncul ide untuk mengadakan Pameran Warna-Warna edisi kedua ini, kami berkolaborasi dengan senang hati untuk memamerkan potensi individu dengan disabilitas," ungkap Engel.
Selain itu, pameran ini juga akan menghadirkan serangkaian talkshow berjudul Dialog Penuh Warna. Talkshow ini akan fokus pada berbagai aspek penting seperti inklusi dini, hak pekerja disabilitas, serta peluang kerja di sektor disabilitas. Selanjutnya, pameran akan menyajikan pemutaran film dokumenter yang menyoroti kehidupan dan pencapaian individu dengan disabilitas.
Pameran Warna-Warna juga akan diramaikan dengan toko pop-up, kampanye *online*, lokakarya interaktif, dan acara jaringan yang bertujuan untuk mempromosikan inklusivitas serta mendukung seniman dengan disabilitas. Pameran ini akan menampilkan karya dari berbagai seniman dan organisasi yang fokus pada seni disabilitas, termasuk Open Arms, British Council, Dwi Tunggal, Jogja Disability Arts, dan Tab Space Bandung. Studio Mata turut membantu dalam merancang identitas pameran.
Tidak hanya itu, pameran edisi kedua ini juga akan melibatkan kolaborasi dari berbagai toko pop-up merek lokal, seperti Sejauh Mata Memandang X Wisma Cheshire, Demi Bumi X Bj Homade, serta Pulas Katumbiri (PUKA). Selain itu, acara ini akan melibatkan teman-teman dari berbagai kota dan negara, seperti Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Bengkulu, Bali, dan Inggris.
Sejumlah kolaborator yang terlibat dalam Pameran Warna-Warna mencakup Andien Aisyah, Yayasan Dialogue Seni Budaya, Bitte Design Studio, B Publicist by Big Change Agency, Open Arms, Selasar Sunaryo, Yayasan Seni Disabilitas Jogja, dan Kurator Agung Hujatnikajennong. Pameran ini direncanakan berlangsung dari tanggal 14 Agustus hingga 13 Oktober 2024 di Dia.lo.gue Artspace, Kemang, Jakarta Selatan.
"Saya harap ini tidak hanya menjadi sebuah pameran, doa kami bisa menjadi sebuah pergerakan yang berkelanjutan menuju Indonesia yang lebih inklusif," tutup Engel.
ANTARA
Pameran Warna-Warna 2024, Promosikan Kesetaraan Disabilitas
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Komentar (0)
Memuat komentar…







