BENGKULU –
**Borneonews, Bengkulu** Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menginformasikan bahwa pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Bengkulu Tengah-Kota Bengkulu-Seluma, yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di daerah ini, telah mencapai lebih dari 75 persen. Proyek yang dikenal dengan nama Kobema ini ditargetkan akan selesai pada akhir tahun 2024. Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri, menyampaikan bahwa proyek ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang berada di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, serta Kabupaten Seluma. Menurutnya, Pemprov Bengkulu berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif pemerintah pusat, yang dalam hal ini diimplementasikan oleh Kementerian PUPR. Kehadiran pemerintah pusat di daerah ini dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun PSN demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Bengkulu. Isnan Fajri menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal dan bersinergi dalam pelaksanaan proyek tersebut, sehingga semua kegiatan yang terkait dapat berjalan dengan lancar. Ia berharap saat proses komisioning akan ada keselarasan antara pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat, Pemprov Bengkulu, serta pemerintah kabupaten/kota. Ketua Tim Pemantauan dan Evaluasi (TPE) PSN dari Sekretariat Jenderal Kementerian PUPR, Rina Agustin Indriani, juga menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah. Ia berharap bahwa dukungan terus diberikan oleh gubernur, sekda, serta jajaran terkait agar proyek ini dapat terus dilanjutkan hingga mencapai progres 100 persen. Rina Agustin mengungkapkan bahwa bersama dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Bengkulu, mereka merencanakan untuk melakukan uji coba proyek ini pada akhir Oktober atau awal November 2024. Uji coba ini penting untuk memastikan bahwa semua tahapan, mulai dari air baku hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL), serta jaringan sambungan rumah, berfungsi dengan baik. Selain itu, Rina juga mengharapkan bahwa saat peresmian nanti tidak akan ada kendala yang berarti. Ia menekankan bahwa peningkatan cakupan layanan air minum di Provinsi Bengkulu menjadi salah satu harapan utama dari proyek ini. Diketahui bahwa pembangunan IPAL yang direncanakan memiliki kapasitas 380 liter per detik, serta infrastruktur pipa jaringan distribusi utama (JDU) untuk seksi Lubuk Puar-Sebakul sepanjang sekitar 27 kilometer menuju Kota Bengkulu, sedang dalam proses penyelesaian. Proyek tersebut dikerjakan oleh konsorsium PT Hutama Karya-Gala Karya KSO dan Konsultan Pengawas PT Karya Utama Cipta Mandiri-Amythas KSO, dengan pembiayaan berasal dari dana APBN tahun anggaran 2023/2024. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan proyek SPAM ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas layanan air bersih di wilayah Provinsi Bengkulu. ANTARA