BANDUNG –
**Borneonews, Ciamis** Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, telah mengambil langkah strategis untuk mengatasi dampak musim kemarau dengan menyediakan truk tangki air. Untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat yang mungkin mengalami kesulitan, BPBD Ciamis telah mempersiapkan empat tangki air dari instansi mereka, serta satu tangki masing-masing dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, menegaskan bahwa semua persiapan telah dilakukan untuk menghadapi kemungkinan kebutuhan air bersih. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan, “Antisipasi ada, semua tangki sudah siap jalan,” untuk menunjukkan kesigapan BPBD dalam menangani situasi ini. Selain itu, pihak BPBD juga telah melakukan pemetaan wilayah-wilayah yang berisiko tinggi mengalami kekurangan air bersih akibat kemarau. Meskipun saat ini belum ada laporan mengenai kesulitan akses air bersih dari masyarakat, BPBD Ciamis tetap peka terhadap situasi ini. Mereka aktif dalam mendata sistem penyediaan air minum (SPAM) dan jaringan pipanisasi yang memungkinkan distribusi air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Lebih lanjut, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ciamis, Memet Hikmat, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai konsep untuk menghadapi ancaman bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satu langkah yang sedang dipersiapkan adalah pembuatan surat pernyataan mengenai bencana kekeringan dan karhutla, yang tinggal menunggu tanda tangan dari Penjabat Bupati Ciamis. Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Alam Kekeringan dan Karhutla juga akan segera dilakukan. SK Siaga Darurat Bencana Alam Kekeringan dan Karhutla sedang dalam proses penandatanganan oleh Pj Bupati Ciamis. Di samping itu, konsep lain yang disiapkan mencakup surat keputusan aktivasi posko siaga darurat bencana alam, serta permohonan untuk menyediakan air bersih secara gratis bagi daerah yang terdampak kekeringan. Dalam upaya memastikan ketersediaan air bersih, konsep permohonan air bersih gratis sudah disusun dan ditujukan kepada Perumda Tirtagaluh Ciamis. Selain itu, mereka juga melakukan pengecekan terhadap tangki air bersih serta pompa air untuk memastikan kesiapan dalam mengatasi kebutuhannya. Bagi masyarakat Ciamis yang membutuhkan bantuan air bersih akibat bencana kekeringan, mereka dapat mengajukan permohonan secara langsung ke BPBD Ciamis. Dengan demikian, proses distribusi air bersih dapat dilakukan segera tanpa hambatan. “Tinggal kirim surat permintaan air bersih ke BPBD,” ungkap Memet Hikmat, menekankan kemudahan akses untuk masyarakat yang memerlukan bantuan. ANTARA