JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menanggapi isu yang menyatakan bahwa partai berlambang banteng moncong putih menghadapi kesulitan dalam menjalin kerja sama dengan partai politik lain di Pilkada Serentak 2024. Penegasan ini muncul sebagai respons terhadap pengumuman yang telah ditegaskan oleh PDIP mengenai 305 bakal calon kepala daerah yang siap untuk maju dalam kontestasi pemilihan tersebut. Hasto menjelaskan, "Buktinya hari ini 305 kami calonkan," dalam pernyataan di Kantor DPP PDIP, Jakarta. Angka ini mencerminkan komitmen PDIP untuk terlibat aktif dalam persiapan Pilkada 2024. Keberadaan 305 calon menunjukkan bahwa partai ini memiliki rencana yang matang dan dukungan yang cukup dari anggotanya. Lebih lanjut, Hasto menyampaikan keyakinan bahwa akan ada kekuatan arus balik dari rakyat apabila ada pihak-pihak yang menggunakan kekuasaan untuk menghambat suara rakyat. Ia mengungkapkan, "Kalau ada yang menggunakan kekuasaan untuk menghambat suara rakyat, akan ada arus balik. Itu yang tidak diinginkan oleh PDI Perjuangan." Ini menunjukkan bahwa PDIP tetap berkomitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta keharmonisan di kalangan rakyat. Dalam konteks yang lebih luas, Hasto menekankan perlunya berani dalam menegakkan kebenaran. Ia mengaitkan prinsip tersebut dengan ajaran Proklamator RI, Soekarno, dan penerusnya, Megawati Soekarnoputri. "Dalam menegakkan kebenaran, kami diajarkan untuk berani. Tidak perlu takut masuk penjara," ucap Hasto, mengingatkan bahwa sejarah menunjukkan banyak pemimpin yang mendapat tantangan serupa, namun tetap tegar dalam keyakinan mereka. Mengenai langkah-langkah selanjutnya, Hasto menginformasikan bahwa PDIP akan melanjutkan pengumuman bakal calon kepala daerah yang akan diusung pada gelombang kedua antara tanggal 24 hingga 27 Agustus. Ia menyebutkan, "Gelombang kedua, kan pendaftaran tanggal 27." Dalam langkah ini, Hasto mengingatkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan rencana pendaftaran pada tanggal 24 Agustus. Dalam pernyataan terakhirnya, Hasto menegaskan bahwa PDIP selalu mempertimbangkan momentum historis dan energi positif bagi kemajuan bangsa dalam setiap keputusan yang diambil. PDI Perjuangan berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi yang signifikan pada proses demokrasi di Indonesia, khususnya dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. ANTARA