MEDAN –
**Borneonews**, Medan - Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara (Sumut) melaporkan bahwa penyaluran bantuan pangan berupa beras tahap ketiga tahun 2024 telah mencapai 50 persen pada bulan Agustus. Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumut, Arif Mandu, menyatakan bahwa realisasi bantuan pangan tersebut telah sampai pada angka yang signifikan. Sebanyak 4.898,470 ton beras telah didistribusikan ke berbagai kabupaten dan kota di Sumut, termasuk di dalamnya Kota Medan, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Tapanuli Utara, serta daerah lainnya. Distribusi bantuan beras ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Di sisi lain, terdapat beberapa daerah yang masih menunggu bantuan beras, di antaranya adalah Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Samosir, Kabupaten Humbang Hasundutan, dan Kota Padangsidimpuan. Terlepas dari kendala tersebut, Arif optimis bahwa pendistribusian bantuan beras pada periode Agustus ini akan berlangsung tepat waktu. Pada tahap kedua yang berlangsung dari April hingga Juni 2024, Perum Bulog dibantu oleh PT Pos Regional I Sumatera dalam menyalurkan sebanyak 28.027,680 ton beras. Sampai saat ini, Perum Bulog Kanwil Sumut memiliki total persediaan sebanyak 33.582,60 ton dalam program public service obligation (PSO) dan 121,53 ton beras komersial. Selain itu, untuk pendistribusian beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) di Sumut, total sejak Januari hingga Agustus telah mencapai 63.164,49 ton. Dengan target keseluruhan tahun 2024 sebesar 75.000 ton, ini menunjukkan bahwa distribusi beras telah berhasil mencapai 84,22 persen dari target yang ditetapkan. Keberhasilan ini mencerminkan komitmen Perum Bulog dalam menjamin ketersediaan pangan dan mengendalikan inflasi harga beras di daerah tersebut. ANTARA