**Borneonews**, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, baru-baru ini menerima Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama. Anugerah ini diserahkan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta. Penganugerahan ini bertepatan dengan momen peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79, dan menjadi simbol komitmen yang tinggi dalam menjaga serta mengembangkan perekonomian nasional.
Dalam sambutannya, Airlangga menegaskan bahwa menjaga perekonomian nasional sesuai dengan tujuan bangsa merupakan amanah penting bagi Kemenko Perekonomian. Ia menyatakan bahwa pencapaian yang diraih selama ini tidak hanya menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja, tetapi juga momentum untuk membangun kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.
Tanda Kehormatan ini merupakan penghargaan negara yang diberikan oleh Presiden kepada individu, kesatuan, institusi pemerintah, atau organisasi atas pengabdian dan kesetiaan yang luar biasa terhadap bangsa dan negara. Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama kepada Airlangga didasarkan pada Keputusan Presiden No. 104/TK/TH 2024 yang ditetapkan pada tanggal 9 Agustus 2024.
Airlangga memperoleh penghargaan ini berkat jasa-jasanya yang signifikan di berbagai bidang yang berkontribusi terhadap keutuhan, kelangsungan, dan kejayaan bangsa dan negara. Pengabdian dan pengorbanan yang dilakukannya diakui secara luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Peran Kemenko Perekonomian di bawah kepemimpinan Airlangga terus berlanjut dengan fokus untuk menjaga daya tahan perekonomian nasional. Tercatat pada kuartal II 2024, perekonomian Indonesia mampu tumbuh stabil di angka 5,05 persen (year-on-year/yoy), sedangkan inflasi tetap terjaga di kisaran sasaran sebesar 2,13 persen (yoy) pada bulan Juli 2024.
Selain itu, Indonesia berusaha meningkatkan daya saing ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif untuk menghadapi era ekonomi digital. Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koordinator, Airlangga telah aktif menjalin berbagai kerja sama di level global, baik bilateral, regional, maupun multilateral.
Kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya meletakkan Indonesia pada posisi strategis dalam menentukan arah perekonomian global, tetapi juga memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk memperjuangkan kepentingan negara berkembang. Salah satu contohnya adalah menolak diskriminasi terhadap produk sawit dari Uni Eropa melalui implementasi regulasi EU Deforestation-Free Regulation (EUDR).
Dalam menjalankan tugasnya, Airlangga juga telah mengemban beberapa penugasan strategis, antara lain sebagai Ketua Komite Cipta Kerja, Ketua Bidang Sherpa Track G20, Ketua Tim Percepatan Kebijakan Satu Peta, serta Ketua Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Ia juga memimpin Tim Pengendali Inflasi Pusat, Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), dan berperan sebagai Ketua Pelaksana Tim Nasional Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).
Lebih lanjut, Airlangga juga menjabat sebagai Ketua Komite Pengarah Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Koordinator Indo-Pacific Economic Framework (IPEF), serta Ketua Komite Kebijakan Pembiayaan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Di akhir sambutannya, Airlangga mengungkapkan rasa terima kasihnya dan mempersembahkan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama ini kepada seluruh jajaran Kemenko Perekonomian. Ia menegaskan bahwa perjalanan yang telah dilalui adalah perjalanan panjang, di saat Indonesia dan dunia sedang menghadapi tantangan yang tidak biasa.
ANTARA
Airlangga Hartarto Terima Bintang Republik Indonesia Utama
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







