BORNEONEWS, Sampit - Kecelakaan kerja kembali terjadi di perusahaan perkebunana kelapa sawit di wilayah Kabupaten Kotawaringni Timur. Kali ini kecelakaan itu menimpa Hendi, seorang karyawan PT Mulia Agro Permai (MAP) yang berlokasi di kilometer 26 Jalan Jenderal Sudirman.

Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan itu terjadi pada Kamis (16/6/2016) sekitar pukul 16.00 WIB, saat Hendi menaikkan tandan buah segar ke atas jonder. Namun, Hendi yang merupakan karyawan bekerja menaikkan buah ke truk maupun jonder, entah apa yang terjadi setelah selesai menaikan buah ke atas jonder, dia menumpang jonder lalu jatuh sehingga terseret beberapa meter dan kepalanya terlindas ban jonder.

Akibatnya, kepala Hendi luka berat hingga kritis dan tidak sadarkan diri. Iia dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Murjani Sampit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Namun setelah diperiksa di RSUD dr Murjani, kondisi Hendi tidak mampu ditangani di rumah sakit itu, sehingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Ulin Banjarmasin.

“Kemarin (Sabtu) dirujuk ke Rumah Sakit Ulin Banjarmasin. Kata dokter perusahaan akan dioperasi di sana. Kemungkinan operasi plastik,” ujar Gopin, seorang kerabat korban, Minggu (19/6/2016).

Sebelum dirujuk ke Banjarmasin, pasien tersebut tertahan di RSUD dr Murjani selama dua hari sambil menunggu keputusan dari pihak perusahaan tempatnya bekerja yakni PT MAP.

Diceritakan Gopin, kondisi korban cukup parah, meski kondisinya sudah sadarkan diri. Namun dari hasil rontgen, hidung korban pataha, begitu juga giginya semua sudah jatuh. Dagu sudah hancur sehingga kemungkinan akan dilakukan operasi plastik.

Sementara itu, manajemen PT Mulia Agro Permai yang dikonfirmasi terkait kecelakaan kerja yang terjadi di perusahaan itu memberikan tanggapan. Satupun manajemen perusahaan yang dihubungi via telepon selularnya tidak ada tanggapan. (RAFIUDIN/m)