**Borneonews**, Koperasi Pemulung Berdaya atau Recycle Business Unit (RBU) Tangerang Selatan, Banten, telah menjadi salah satu penerima layanan dana lingkungan dari Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) yang berada di bawah naungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Dukungan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya perlindungan lingkungan.
Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar, dalam penjelasannya menyatakan bahwa sertifikat dana layanan masyarakat yang diberikan oleh BPDLH merupakan bukti nyata dukungan pemerintah terhadap inisiatif masyarakat dalam mengatasi masalah lingkungan. Menurutnya, dana yang diterima bukanlah bersumber dari APBN, melainkan berasal dari sumber-sumber filantropi dan kerja sama bilateral serta multilateral terkait iklim, seperti Norwegia, Jerman, GCF, GEF, serta Bezos Earth Fund.
Dana yang disalurkan melalui BPDLH ditujukan untuk berbagai aksi iklim dan program seperti Folu Net Sink, ekonomi sirkular, dan berbagai inisiatif lingkungan lainnya yang saat ini terus berkembang. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang mendorong dukungan terhadap kerja-kerja masyarakat dalam pelestarian lingkungan yang perlu difasilitasi agar memberikan dampak yang lebih luas.
Beberapa penerima manfaat dari dana lingkungan ini meliputi penerima Kalpataru, sekolah Adiwiyata, perguruan tinggi, serta kelompok bank sampah, termasuk di antaranya Koperasi Pemulung Berdaya. Dalam konteks pendanaan ini, layanan dana masyarakat diproyeksikan dengan skala nilai antara USD 2.000 hingga USD 50.000.
Listiarsih, sebagai perwakilan dari Koperasi Pemulung Berdaya, menyampaikan bahwa dana yang diberikan untuk pembiayaan ekonomi sirkular akan dimanfaatkan secara optimal untuk pengembangan koperasi. Ia menekankan pentingnya manfaat yang akan dirasakan oleh para anggota koperasiterutama para pemulungagar mereka dapat semakin berdaya dan meningkatkan kesejahteraannya.
Listiarsih juga menggarisbawahi peran vital pemulung dalam pengelolaan sampah, meskipun sering kali mereka terpinggirkan dalam masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya mengapresiasi kepercayaan pemerintah dalam memberikan dana layanan pembiayaan dari BPDLH.
Sertifikat tersebut diserahkan oleh Presiden Jokowi dalam Festival Lingkungan Iklim Kehutanan Energi Baru Terbarukan (LIKE) yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 9 Agustus 2024.
Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, menjelaskan bahwa Koperasi Pemulung Berdaya awalnya merupakan mitra binaan perusahaan dalam upaya pengelolaan sampah plastik. Kerja sama ini terus berjalan, di mana koperasi menyediakan recycle PET (rPET) yang akan digunakan sebagai bahan pembuatan kemasan botol baru.
Koperasi Pemulung Berdaya dibentuk pada tahun 2013 dan fokus pada produksi cacahan daur ulang plastik serta pelayanannya di bidang simpan pinjam. Koperasi ini tidak hanya berperan sebagai lembaga yang menaungi unit bisnis daur ulang, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi sirkular di wilayahnya.
Dengan jangkauan bisnis yang semakin luas, pada tahun 2023 Koperasi Pemulung Berdaya mencatatkan omzet mencapai Rp 20 miliar per tahun. Keberhasilan mereka dalam mengumpulkan lebih dari 2.000 ton sampah botol PET dari seluruh unit bisnis daur ulang di kawasan Tangerang Selatan, serta daerah-daerah seperti Gunung Sindur, Bogor, Sukabumi, Bekasi, dan Labuan Bajo adalah bukti nyata dampak positif yang mereka berikan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
ANTARA
Koperasi Pemulung Berdaya Terima Dana Lingkungan BPDLH 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla di Jalan Pemuda Kuala Kapuas, Api Dekati Rumah Warga dan Terkendala Air
Pria Angkut BBM Subsidi 1.000 Liter di DAS Kapuas Diringkus Ditpolairud Polda Kalteng
Kalbe Consumer Health dan Kobar Berbagi Bagikan Ribuan Masker dan Vitamin di Pangkalan Bun
Tim Damkar Kodam XXII Tambun Bungai Lanjutkan Pemadaman Api di Kalampangan
10 Rumah Warga Terbakar di Kawasan Pasar Muara Uya Tabalong
DPRD Kobar Apresiasi Pasar Murah Pemkab untuk Bantu Warga dan Tekan Inflasi Pangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







