JAKARTA –
**Borneonews, Jakarta** - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terus melanjutkan persiapan infrastruktur digital untuk penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Ibu Kota Nusantara (IKN). Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas menegaskan pentingnya infrastruktur digital sebagai langkah untuk memastikan aparatur sipil negara (ASN) dapat beradaptasi dengan konsep kerja digital. Dalam rapat kabinet paripurna, Anas mengungkapkan kepada Presiden bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan OIKN untuk menyiapkan infrastruktur digital tersebut dengan optimal. Kesiapan infrastruktur ini vital agar ASN dapat bekerja sesuai dengan harapan yang diinginkan, terutama di IKN yang merupakan pusat pemerintahan yang baru. Lebih lanjut, Anas menjelaskan tentang pola kerja baru yang akan diterapkan kepada ASN melalui penggunaan *shared offices* di IKN. Konsep ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antarinstansi pemerintah. Dalam *shared offices*, beberapa instansi pemerintah dari berbagai kementerian atau lembaga akan berada dalam satu gedung atau bahkan satu lantai yang sama. Ruang kerja bersama ini akan terdistribusi di empat gedung kementerian koordinator. Menteri Anas memberikan contoh negara-negara seperti Australia dan Selandia Baru yang telah lebih dulu menerapkan konsep *shared offices*. Dia mencatat bahwa jika seseorang berkunjung ke Australia untuk bertemu dengan beberapa menteri, kemungkinan besar mereka akan berada di satu gedung dengan lantai yang berbeda. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya ruang kolaborasi di berbagai instansi pemerintah yang dapat memfasilitasi penyelesaian tugas dan permasalahan secara lebih efisien. Sebagai informasi, Anas menuturkan bahwa di IKN, penerapan *shared offices* telah disusun dalam skenario yang matang. Satu *tower* Gedung Kemenko nantinya akan menampung delapan menteri yang bekerja di lokasi tersebut. "Jadi, nanti jika kita lihat, kita sudah bikin skenario. Kalau empat Kemenko, di satu Kemenko itu ada yang delapan menteri di satu tempat," imbuhnya. Dengan demikian, di harapkan para menteri dapat saling berinteraksi dan bekerja sama dengan lebih efektif. Inisiatif ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjalankan sistem pemerintahan yang lebih modern dan terintegrasi, di mana infrastruktur digital dan pola kerja kolaboratif adalah kunci untuk mencapai kinerja yang optimal bagi ASN dalam konteks layanan publik yang berkualitas. ANTARA