JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden Joko Widodo atas anugerah Bintang Mahaputera Adipradana yang diterimanya. Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu. Dalam keterangan tertulis yang diterima, Gus Halim, panggilan akrab Menteri, menyampaikan, "Terima kasih pada Presiden atas pemberian penghargaan ini." Anugerah yang diterima mencerminkan pengabdian Abdul Halim Iskandar selama masa kerjanya dalam pemerintahan Presiden Jokowi, khususnya pada periode Kabinet Indonesia Maju 2019–2024. Sebagai Menteri Desa PDTT, Kemendes PDTT berhasil meraih sejumlah penghargaan yang menunjukkan keberhasilan kinerja kementerian. Di antara penghargaan yang diraih adalah Penilaian Keterbukaan Informasi Publik, Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik, serta penghargaan terkait Penerapan Sistem Merit, Pengelolaan Aset Kementerian, dan Pelaksanaan Layanan Pengadaan Secara Elektronik. Selain itu, terdapat juga penghargaan dalam Pengelolaan Arsip dan Penilaian Utilitas Barang Milik Negara (BMN). Pada tahun 2024 ini, Kemendes PDTT berhasil meraih berbagai prestasi yang membanggakan. Di antaranya, kementerian ini berhasil memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama delapan kali berturut-turut. Selain itu, juga mendapat penghargaan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sebagai hasil Pengawasan Kearsipan Eksternal Tahun 2023 dengan predikat Sangat Memuaskan (AA). Keberhasilan Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) dengan predikat Level 3 Proaktif juga menjadi pencapaian penting bagi kementerian ini. Bintang Mahaputera Adipradana sebagai tanda kehormatan merupakan penghargaan tertinggi setelah Bintang Republik Indonesia. Penganugerahan ini diberikan oleh Kepala Negara kepada individu yang dinilai memiliki jasa luar biasa dalam menjaga keutuhan dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penganugerahan penghargaan ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia. Pada kesempatan tersebut, terdapat 61 orang yang menerima gelar tanda jasa dan kehormatan di tahun 2024. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan (GTK), mengungkapkan bahwa sidang Dewan GTK telah dilaksanakan untuk menyeleksi tokoh-tokoh yang diusulkan oleh berbagai kementerian, instansi, dan lembaga. Melalui proses tersebut, penghargaan yang diberikan diharapkan dapat memotivasi lebih banyak lagi individu untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara. ANTARA